Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

P3D DKI Diimbau Buka Pelatihan Mendekor Bunga dan Ukir Styrofoam

Antara
26/8/2025 23:31
P3D DKI Diimbau Buka Pelatihan Mendekor Bunga dan Ukir Styrofoam
Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin(DOK DPRD DKI JAKARTA)

KETUA DPRD DKI Jakarta Khoirudin mengusulkan agar Pusat Pengembangan Produktivitas Daerah (P3D) DKI membuka pelatihan dengan jurusan keahlian mengukir styrofoam dan mendekor bunga. Itu memanfaatkan pasar yang besar di Jakarta.

"P3D yang tersebar sangat mumpuni secara fasilitas gedung dan sarana untuk dilaksanakan berbagai macam pendidikan dan pelatihan bagi para calon pekerja," imbuh Khoirudin di Jakarta, Selasa (26/8).

Khoirudin pun berjanji segera mempertemukan Asosiasi Pengusaha Jasa Dekorasi Indonesia (Aspedi) dengan Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Energi (Disnakertransgi), serta Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM).

"Saya siap sambut dengan baik untuk mempertemukan Aspedi dan Dinas tenaga kerja dan UMKM," ujar Khoirudin saat menghadiri acara Musyawarah Ke-3 Aspedi DPW DKI Jakarta.

Bukan hanya itu, Khoirudin mengusulkan pelatihan ukir styrofoam dan dekorasi bunga masuk dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Dengan begitu, program tersebut dipastikan akan berjalan.

"Saya akan meminta langsung kepada eksekutif agar di tahun anggaran 2027 yang dimulai 2026 pembuatan RKPD untuk masuk dalam rencana kegiatan. Sebab, kalau tidak masuk RKPD, tidak mungkin bisa  dilaksanakan," ungkap Khoirudin

Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Organisasi Komunikasi Hukum dan Regulasi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta Victor Aritonang mengatakan di P3D belum ada kurikulum keahlian merangkai bunga dan ukir styrofoam.

"Keahlian merangkai bunga belum ada kurikulumnya di P3D. Jadi tahun depan lewat Kadin, Aspedi dan Disnaker kita harap ada pelatihannya," kata Victor.

Victor berharap industri kreatif di Jakarta semakin maju dan berkembang serta bisa membuka peluang tenaga kerja lebih banyak. "Supaya teman-teman dan tenaga kerjanya semakin profesional. Ini sebuah peluang. Maka kita usul buat kurikulumnya," kata Victor. (Ant)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik