Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Ketua DPRD: Permudah Layanan lebih Penting ketimbang Ganti Nama RSUD

Antara
27/8/2025 18:56
Ketua DPRD: Permudah Layanan lebih Penting ketimbang Ganti Nama RSUD
Petugas membantu warga mendapatkan nomor antrean di RSUD Tarakan, Jakarta, Jumat (23/5/2025).(ANTARA/SULTHONY H)

KETUA DPRD DKI Jakarta Khoirudin menilai pelayanan kesehatan mudah lebih penting daripada pergantian nama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) menjadi RS Royal Batavia.

"Kalau nama, bukan esensi. Masalah yang penting adalah layanannya," kata Khoirudin di Jakarta, Rabu (27/8), menanggapi wacana pergantian nama 10 RSUD di Jakarta menjadi RS Royal Batavia.

Perubahan nama, kata Khoirudin, bukanlah hal yang esensial  atau mendasar, karena yang dibutuhkan warga adalah layanan kesehatan gampang dan terjangkau.

Meskipun demikian, Khoirudin tidak mempermasalahkan pergantian nama RSUD, asalkan dibarengi dengan pergantian pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

Untuk itu, ia berharap agar semua warga Jakarta yang ber-KTP Jakarta dapat terlayani dan wajib dilayani. Karena kewajiban negara memberikan layanan kesehatan setelah masyarakat membayar pajak.

"Saya berharap tidak dipersulit. Cukup dengan KTP masyarakat terlayani. Itu intinya. Jika itu tidak bisa dilakukan, buat apa ganti nama? Ganti nama mestinya dengan pelayanan yang beda, yang lebih mudah dan lebih bagus," papar Khoirudin.

Pada kesempatan sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan bakal mengganti nama (rebranding) 10 RSUD menjadi RS Royal Batavia.

"Sebab penggunaan nama RSUD menjadikan rumah sakit tersebut menjadi tidak berkembang dan cenderung dipandang sebelah mata," kata Pramono di Jakarta, Selasa (26/8).

Pramono memaparkan sebenarnya di Jakarta ada 10 rumah sakit yang sudah bisa disejajarkan dengan rumah sakit internasional. Akan tetapi, karena menggunakan nama rumah sakit daerah sehingga menjadi kurang lincah dan kurang berkembang.

Meski tidak merinci 10 rumah sakit yang dimaksud, Pramono mengatakan Pemprov DKI Jakarta secara bertahap akan melakukan penggantian nama RSUD. Pramono mencontohkan, salah satu rumah sakit terbaik di Jakarta yang bisa sejajar dengan rumah sakit bertaraf internasional adalah RSUD Tarakan. (Ant)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya