Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
DALAM rangka memperingati Hari Angkutan Nasional pada Kamis (24/4), Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan kembali menggratiskan layanan transportasi umum bagi seluruh masyarakat, tanpa terkecuali.
“Pada 24 April nanti, semua penumpang bisa menikmati layanan transportasi umum secara gratis sepanjang hari dalam rangka memperingati Hari Angkutan Nasional,” ujar Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Cyril Raoul Hakim, yang akrab disapa Chico dikutip Jumat (17/4).
Adapun Jenis transportasi yang termasuk dalam program ini meliputi Transjakarta (BRT dan non-BRT), Mikrotrans, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta.
Di sisi lain, Gubernur DKI Jakarta Pramono dijadwalkan akan meresmikan rute baru Transjabodetabek Blok M – Alam Sutera pada Kamis (24/4). Saat ini, rute tersebut masih dalam tahap uji coba.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, direncanakan turut serta dalam uji coba lanjutan yang akan dilaksanakan pada Senin (21/4), bertepatan dengan peringatan Hari Kartini.
Uji coba ini merupakan bagian dari persiapan pembukaan empat rute baru yang akan menghubungkan Jakarta dengan Tangerang, Bekasi, dan sekitarnya.
"Setelah Pak Wagub melakukan uji coba tanggal 21, maka Pak Gubernur akan meresmikan langsung rute baru tersebut pada tanggal 24 April yang bertepatan dengan Hari Angkutan Nasional," pungkas Chico. (Far/M-3)
Kendati demikian, Pemprov DKI tetap mengimbau agar seluruh siswa di Kota Jakarta tidak terlibat atau ikut serta dalam unjuk rasa.
Soal Roblox, Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk DKI Jakarta Iin Mutmainnah meminta para orangtua perketat pengawasan pada anak-anak.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengaku langsung bergerak cepat memperbaiki fasilitas umum yang sempat dirusak massa aksi demonstrasi di gedung MPR/DPR pada Senin 25 Agustus
Pramono Anung Wibowo mengatakan rencana pemangkasan trotoar di Jalan TB Simatupang guna mengatasi kemacetan di wilayah tersebut batal dilakukan karena sejumlah alasan.
Kebijakan itu dinilai sesat pikir, kontraproduktif dengan strategi transportasi berkelanjutan, sekaligus merugikan perekonomian regional.
Menurut Yustinus, Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan langkah penanganan jangka pendek dan menengah, yakni melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proyek galian.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved