Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BANTUAN dari berbagai kalangan masyarakat untuk para korban banjir Bekasi terus mengalir. Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mencatat jumlah korban banjir mencapai sebanyak 61 ribu jiwa. Jumlah itu berasal dari 23 ribu kepala keluarga (KK) di Kota Bekasi, Jawa Barat. Bencana banjir terjadi di 132 titik di 8 kecamatan Kota ekasi.
Para korban banjir Bekasi tersebut hingga saat ini telah menerima berbagai bantuan bencana. Salah satunya dari Pengurus Pusat Satuan Siswa, Pelajar, dan Mahasiswa (Sampa) Pemuda Pancasila bersama Sapma Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi yang didukung Badan Kesehatan dan Penanggulangan Bencana Pemuda Pancasila (BKPB PP) DKI Jakarta dan Jawa Barat
Plh. Ketua Umum Sapma Pemuda Pancasila Yando Aditya mengatakan pihaknya menyalurkan berbagai bentuk bantuan, mulai dari logistik sandang dan pangan, alat kebersihan, cairan desinfektan konsentrat sebanyak 57.000 liter, cairan disinfektan siap pakai untuk sanitasi sebanyak 10 liter, serta air bersih untuk konsumsi dan kegiatan bersih-bersih sebanyak 30.000 liter. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga terdampak sekaligus membantu proses pemulihan lingkungan pasca-banjir.
“Sapma Pemuda Pancasila selalu hadir di garda terdepan dalam aksi sosial dan kemanusiaan. Kami ingin memastikan bahwa warga terdampak mendapatkan bantuan yang layak, terutama di bulan suci Ramadhan ini. Semoga aksi ini bisa meringankan beban mereka yang terdampak dan menjadi penyemangat untuk bangkit kembali,” ujar Yando, melalui keterangannya terkait aksi sosial bertajuk Sapme Mengabdi & Bersih BerSapma yang diselenggarakan pada Sabtu (8/3).
Sekretaris Jenderal Sapma Pemuda Pancasila Rio F. Wilantara menambahkan aksi ini adalah bentuk tanggung jawab sosial kami sebagai organisasi kepemudaan dalam membantu masyarakat yang terkena dampak bencana.
"Kami berharap bantuan yang disalurkan dapat bermanfaat dan mempercepat pemulihan kehidupan warga di Bekasi. Diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi lebih banyak pihak untuk turut serta dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan," katanya. (H-3)
TNI dan Pemprov Riau menyerahkan bantuan berupa perlengkapan sekolah bagi siswa-siswi sekolah dasar di Aceh Utara.
Di tengah proses pemulihan pascabencana, kebutuhan akan bantuan kemanusiaan menjadi semakin mendesak.
PT Pertamina melalui Rumah BUMN Pertamina Banjarmasin menunjukkan peran dalam penanganan bencana.
Selain kebutuhan primer, salah satu yang juga dibutuhkan warga Aceh Tamiang adalah bantuan untuk memperbaiki kendaraan yang rusak akibat banjir.
Anggota Komisi VIII DPR RI Mahdalena meminta pemerintah memastikan penyaluran bantuan korban banjir dan longsor di Sumatera tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.
Mendagri Tito Karnavian mengirim 1.132 praja IPDN untuk mempercepat pemulihan pemerintahan dan layanan publik pascabencana di Aceh Tamiang.
KOMUNITAS Garuda Astacita Nusantara (GAN) menyalurkan bantuan untuk warga korban banjir di Perumahan Pondok Gede Permai, Jatiasih, Bekasi.
WARGA korban banjir di Kampung Tambun Inpres, Desa Buni Bakti, Babelan, Kabupaten Bekasi, menyampaikan curhat (curahan hati) kepada Presiden Prabowo Subianto.
Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa total terdapat 114 Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah yang terdampak banjir di wilayah Bekasi.
Bantuan berupa bahan makanan, makanan siap konsumsi, air mineral dan pengganti selimut diberikan langsung kepada korban yang tersebar di enam desa terdampak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved