Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Korlantas Polri menggelar rapat koordinasi bersama dengan para Dirlantas seluruh Indonesia, pada Kamis (6/3). Rakor ini dilakukan dalam rangka persiapan dan kesiapan pengamanan Operasi Ketupat tahun 2025.
Kakorlantas Polri Brigjen Agus Suryonugroho menyampaikan, pihaknya telah menyiapkan rekayasa lalu lintas saat arus mudik Lebaran 2025 berlangsung. Pihaknya juga sudah memetakan wilayah-wilayah yang rawan terjadi kepadatan.
"Jadi Operasi Ketupat tahun 2025 pada prinsipnya stakeholder sudah kolaborasi, sudah koordinasi diawali dari survei, cek jalur termasuk juga jalur tol, jalur nasional, tempat-tempat wisata termasuk juga pelabuhan penyeberangan, termasuk juga bandara, stasiun, ini juga kami cek semuanya, sehingga hari ini kami akan merumuskan yang terbaik," kata Agus di gedung NTMC Polri, Jakarta, Kamis (6/3).
Agus mengatakan, pihaknya juga sudah menyiapkan strategi jika terjadi lonjakan lalu lintas saat mudik Lebaran nanti. Strategi yang pertama adalah dengan menerapkan contra flow pada ruas jalan tol yang mengalami kepadatan lalu lintas.
"Kedua, bila terjadi puncak arus, biasanya H-3, ini akan kita lakukan one way, namanya one way nasional. Ini akan kita lakukan, termasuk juga pada saat nanti arus balik, jadi H-3 atau H-2 nanti akan kita umumkan ketika terjadi kebangkitan arus kita akan lakukan one way," ujarnya.
Selain itu, Brigjen Agus memprediksi arus mudik lebaran akan terjadi pada tanggal 28 Maret atau H-3 Lebaran. Sementara untuk arus balik diprediksi akan terjadi pada 5-7 April 2025.
"Nanti akan kita lihat traffic countingnya, kita prediksikan memang H-3 untuk arus mudik Lebaran dan arus balik pada 5-7. Nanti akan kita berlakukan one way, namun demikian nanti kondisi di update traffic countingnya berapa baru nanti kita simpulkan," tuturnya. (Fik/P-1)
BESOK, Sabtu (29/3) diperkirakan menjadi puncak arus mudik Lebaran.
PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 955.923 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada H-10 hingga H-5 libur Idul Fitri 1446 H/2025 yang jatuh pada periode Jumat-Rabu (21-26 Maret 2025).
Diperkirakan ada 400 ribu pemudik dari berbagai daerah di Tanah Air yang akan masuk ke Lamongan pada periode tersebut.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, berkoordinasi dengan kepolisian, Astra Tol Cipali memberlakukan rekayasa lalu lintas Contra Flow di KM 162-169 sejak pukul 09.10 WIB.
PENINGKATAN kendaraan kembali terlihat di ruas Tol Cikopo-Palimanan (Cipali).
PT Astra infra memprediksi untuk arus mudik di ruas Cipali diprediksi akan terjadi pada Jumat, 28 Maret 2025 (H-3) dengan volume arus lalu lintas diprediksi mencapai sekitar 118 ribu kendaraan.
PUNCAK arus balik libur Natal dan Tahun Baru 2026 mulai melandai. Korlantas Polri mencatat sebanyak 96% kendaraan yang sempat meninggalkan Jakarta kini telah kembali.
Tingkat fatalitas atau korban meninggal dunia akibat kecelakaan turun sebesar 27,12 persen. Selain itu, secara kumulatif jumlah peristiwa kecelakaan juga menurun sekitar 7 persen.
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho mengakui masih adanya praktik pungli dalam layanan lalu lintas dan menegaskan sanksi tegas bagi pelanggar.
Agus mengatakan tim polantas yang dikerahkan ke lokasi bencana akan memberikan pelayanan untuk mengidentifikasi persoalan.
Polri menggelar Operasi Zebra 2025 pada 17–30 November untuk menertibkan lalu lintas, menekan pelanggaran, dan memperkuat perlindungan pejalan kaki. Berkut daftar pelanggaran yang disasar
Transformasi ini menjadi bagian dari strategi nasional reformasi birokrasi digital, yang menuntut kolaborasi seluruh instansi, termasuk Polri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved