Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Banjir Jakarta yang terjadi akibat luapan Kali Ciliwung meluas. Kini dampak dari bencana tersebut dirasakan di 47 rukun tetangga (RT) di daerah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.
"Data pukul 04.00 WIB banjir melanda 28 RT dan hingga pukul 08.00 WIB terdapat 47 RT yang terdampak," kata Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan di Jakarta, Senin.
Banjir tersebut terjadi karena meluapnya Kali Ciliwung setelah terjadi hujan di DKI Jakarta dan Bogor pada Minggu (2/3). Berikut data lengkap wilayah yang terdampak banjir.
Sebelumnya, Yohan menyatakan bahwa Jakarta banjir diakibatkan meluapnya Kali Ciliwung sehingga mengakibatkan daerah yang berada di bantaran sungai terendam banjir. Ia menjelaskan bahwa hujan yang terjadi di DKI Jakarta dan sekitarnya pada Minggu (2/3) menyebabkan kenaikan Bendung Katulampa yang berada di Bogor, Jawa Barat, menjadi siaga satu atau bahaya sekitar pukul 21.30 WIB. (Ant/E-3)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, curah hujan di wilayah Jakarta, akhir pekan lalu, sudah masuk dalam kategori ekstrem sehingga menyebabkan banjir
Banjir Jakarta 18 Januari 2026 merendam 37 RT. Cek lokasi pengungsian dan titik banjir terkini di sini.
Pasangan pengantin di Jakarta Barat tetap menggelar resepsi pernikahan meski banjir setinggi lutut merendam lokasi acara.
Hingga Minggu sore, 47 rukun tetangga (RT) dan 23 ruas jalan di Jakarta belum terbebas dari genangan akibat hujan deras yang mengguyur sejak Sabtu malam.
Di Jakarta Utara, satu RT di Kelurahan Ancol ketinggian air mencapai 25 sentimeter (cm), sementara di Jakarta Barat, tiga RT di Kelurahan Kedaung Kali Angke dengan ketinggian hingga 60 cm.
Hujan mengguyur ibukota sejak Minggu, 18 Januari 2026 dini hari, membuat sejumlah wilayah terendam banjir. Salah satu titiknya berada di Jembatan Tiga hingga Jalan Pluit Selatan Raya.
Sebanyak 20 rukun tetangga (RT) di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur terendam banjir, pada Selasa (28/10) pagi. Banjir Jakarta kali ini disebabkan meluapnya Sungai Ciliwung.
Status siaga 3 yang sudah terjadi selama empat jam lebih ini membuatnya khawatir dengan kondisi hilir.
Akibat cuaca ekstrem hujan deras disertai angin yang terjadi selama dua hari Minggu (2/3) dan Senin (3/3), tercatat ada 25 kejadian bencana alam.
BPBD DKI Jakarta mengimbau warga di sekitar aliran Kali Ciliwung waspada setelah Pos Pantau Depok mencatat ketinggian air mencapai 350 cm pada pukul 00.40 WIB, berstatus Siaga 1.
Kepala Pos Bendung Katulampa, Andi Sudirman mengatakan bahwa saat ini cuaca di kawasan Puncak Bogor hingga Kota Bogor masih diguyur hujan deras
Debit airnya, lanjut dia 113.417 liter per detik. Sementara kondisi di wilayah atau sekitar Bendung Katulampa hujan cukup deras.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved