Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKRETARIS Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta Marullah Matali mengatakan dalam rangka mendukung program makan bergizi gratis (MBG) pihaknya siap mengoptimalkan jika ada skema baru dalam pembagian MBG ke para penerima.
"Kami di Pemprov DKI Jakarta akan memberikan dukungan yang optimal untuk pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Mudah-mudahan terus berlanjut, tadi juga sudah disampaikan akan ada pengaturan baru, kita siap mengantisipasi semuanya," ujar Marullah saat meninjau lokasi MBG di Jakarta Timur, Selasa (7/1).
Bersama dengan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi, Marullah meninjau pelaksana MBG di tiga lokasi, yakni PAUD Al Murzaqiyah, Sekolah Dasar Negeri (SDN) 01 Susukan dan SDN 02 Susukan, Kelurahan Ciracas, Jakarta Timur.
Sebanyak 12 ribu siswa mengikuti Program MBG di hari kedua dengan semangat dan antusias.
"Tadi kita lihat, para siswa makan dengan semangat. Ternyata itu makanan kesukaan mereka, seperti tempe goreng, orek telur, ada juga sayur," ujar Marullah.
Selain itu, Marullah juga menyoroti kualitas beras yang diberikan Badan Gizi Nasional kepada para siswa. Menurutnya, beras yang diberikan adalah beras dengan kualitas baik dan pulen.
"Saya juga lihat tadi nasinya sangat pulen karena menggunakan beras kualitas baik. Kita ucapkan terima kasih kepada Pak Presiden, Pak Wapres, dan seluruh jajaran pemerintahan yang sudah mewujudkan program ini," imbuh Marullah. (Far/M-3)
Ia menjelaskan pada 1.000 hari pertama kehidupan penting untuk perkembangan anak dan BGN akan pastikan program untuk seluruh ibu hamil, ibu menyusui dan anak balita.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana (kanan) meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Kalibaru 01 Pagi, Cilincing, Jakarta Utara.
Kepala BGN Dadan Hindayana melaporkan program MBG menjangkau 55,1 juta siswa dengan klaim sukses 99,99%. Namun, Komisi IX DPR menyoroti temuan serius terkait menu berpengawet dan susu impor.
Dosen FKKMK UGM Digna Niken Purwaningrum menilai edukasi dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) krusial untuk menekan angka obesitas anak yang terus meningkat.
Badan Gizi Nasional menegaskan program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan saat libur sekolah bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, tanpa paksaan kepada siswa.
BGN memperketat SOP Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menetapkan kebijakan baru bahwa pengantaran makanan hanya diperbolehkan sampai di luar pagar sekolah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved