Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Tawur antara dua kelompok terjadi di Jalan Pembangunan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, pada Kamis (26/12) dini hari. Seusai tawur, enam orang ditangkap polisi.
"Empat Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) sebagai pelaku dan dua (sebagai) tersangka," kata Kanitreskrim Polsek Koja, AKP Alex Chandra kepada wartawan, Kamis (26/12).
Alex menyebut keenam pelaku yang ditangkap telah ditahan. Selain menangkap enam pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa 4 buah celurit hingga 2 buah parang.
"Untuk kepentingan pemeriksaan dilakukan penahanan," ucapnya.
Adapun dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, kata Alex, motif tawur hanya karena dua kelompok ingin disebut 'top' atau dianggap sebagai jagoan. Kini, polisi masih melakukan pengembangan atas kasus itu. Tak menutup kemungkinan, akan ada pelaku lain yang ditangkap.
"Penyebab tawur hanya saling pengen dibilang top," ujarnya. (Fik/I-2)
Lalu kakek ini meminta tolong keluarga untuk membawa korban ke RS Mulyasari dan dari keterangan dokter korban sudah meninggal saat di lokasi kejadian.
Kepolisian terus bergerak menelusuri setiap petunjuk terkait keberadaan tersangka AJ.
Korban yang sedang berdiri di dalam bus awalnya mengira cairan yang mengenai pakaian bagian belakangnya berasal dari pendingin udara (AC).
Berdasarkan pemantauan terbaru, jumlah pengungsi mulai menunjukkan tren penurunan seiring dengan surutnya genangan di beberapa wilayah.
Proses distribusi dilakukan secara terukur agar bantuan tepat sasaran sesuai dengan eskalasi kebutuhan di setiap lokasi.
Dua dari tiga korban merupakan pasangan suami istri berinisial HW, 54, dan NJ, 49.
Genangan banjir masih terjadi di enam Rukun Tetangga (RT) di wilayah Jakarta Utara hingga Selasa siang, sebagai dampak hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut pada Senin (12/1).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved