Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI mengungkap hasil pemeriksaan digital forensik dari barang bukti ponsel milik MAS, 14 tersangka kasus pembunuhan ayahnya APW, 40 dan neneknya RM, 69 di Cilandak, Jakarta Selatan. Polisi tidak menemukan hal-hal menyimpang dari telepon genggam pelaku.
"Ponsel sudah dibuka. Sementara ini masih belum ditemukan hal-hal yang menyimpang," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Ade Rahmat Idnal saat dikonfirmasi, Senin (2/12).
Ade Rahmat menyebut berdasarkan hasil pemeriksaan digital forensik diketahui keseharian MAS lebih gemar melukis dan mendengarkan lagu. Bahkan, MAS jarang bermain gim daring.
"Jarang bermain game online, yang bersangkutan senang melukis dan mendengar lagu di YouTube," ujar Ade Rahmat.
Namun, polisi disebut masih mendalami temuan tersebut. Guna mengungkap motif pembunuhan. Sebab, sampai saat ini penyidik masih berusaha mengungkap secara gamblang peristiwa di balik pembunuhan oleh remaja ini.
Sementara itu, dalam kasus ini MAS telah ditetapkan tersangka. Dia dijerat Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan subsider Pasal 351 KUHP tentang Tindak Pidana Penganiayaan Berat yang berakibat luka berat dan mati.
MAS tidak ditahan. Dia dititipkan di rumah aman Kementerian Sosial (Kemensos), karena statusnya masih anak di bawah umur. Penempatan itu sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak.
Peristiwa pembunuhan oleh remaja itu terjadi pada Sabtu, 30 November 2024. Ayah kandungnya, APW, 40, neneknya RM, 69 tewas. Sedangkan, ibunya AP, 40 dirawat intensif ruang ICU RS Fatmawati, Jakarta Selatan. (P-5)
Menurut keterangan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKB Iskandarsyah, tabung gas N2O tersebut ditemukan di kamar asisten Lula, berinisial A.
Salah satu cuplikan dalam kronologi tersebut adalah momen rekaman Reza Arap saat ia datang ke unit apartemen Lula Lahfah pada pukul 19:21 WIB, pada Jumat, (23/1)
Iskandarsyah menjelaskan, hasil pemeriksaan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan maupun perbuatan melawan hukum pada tubuh korban.
Polisi mengerahkan pasukan gabungan untuk meredam situasi.
ALEX Iskandar, ayah tiri Alvaro Kiano Nugroho, 6, bunuh diri usai diperiksa sebagai tersangka di Polres Metro Jakarta Selatan. Divisi Profesi dan Pengamanan Polri akan memeriksa penyidik.
Kasus pencabulan anak di Jakarta Selatan menjadi sorotan publik. Berikut adalah 5 fakta penting yang perlu diketahui, termasuk kronologi, bukti, dan penanganan korban.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved