Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta tengah mempercepat penyediaan air bersih dan air minum perpipaan 100% pada 2030.
Beberapa titik di jalan Ibu Kota masih dilakukan penggalian terhadap jaringan pipa baru yang dilakukan Dinas Sumber Daya Air (SDA) maupun yang dilakukan Perusahaan Milik Daerah (Perumda) PAM Jaya.
Oleh karena itu, Penjabat (Pj) Gubernur Heru Budi Hartono meminta maaf kepada seluruh warga yang terjebak kemacetan karena adanya galian perpipaan air bersih di jalan raya.
Baca juga : Laras Asri Resort & Spa Salatiga Donasi Air Bersih kepada Desa Bendosari yang Terkena Dampak Kekeringan
Baca juga: Penyedotan Air Tanah secara Berlebihan Terus Terjadi, Depok ...
"Ada beberapa titik lokasi lokasi yang akan dilakukan pengembangan penggalian terhadap jaringan pipa sepanjang kurang lebih 3000 kilometer untuk memperbaiki semua jaringan pipa sehingga kami harus berbenah, jika tidak maka 2036 DKI akan rawan terhadap air bersih," ujarnya dalam sambutan acara Jakarta Investment Award (JIA) Tahun 2024 di Rafles Hotel, Jakarta Selatan dikutip Kamis (1/8/2024).
Menurut Heru, keputusannya untuk mengejar target pemenuhan air bersih dan minum di Jakarta merupakan kebijakan yang tidak populis, karena menimbulkan kemacetan baru pada sejumlah titik di Jakarta.
Baca juga : Laras Asri Resort & Spa Salatiga Salurkan 4.000 Liter Air Bersih untuk Warga Desa Njelarem
"Maka dari itu keputusan ini adalah keputusan tidak populis karena ada beberapa titik lokasi yang macet," ujar Kepala Sekretariat Presiden Republik Indonesia itu.
"Mudah-mudahan ini bisa berjalan dengan baik demi keberlangsungan daerah Jakarta dalam memberikan mengatasi kerawanan air bersih ke depan," imbuh Heru.
Sebelumnya, Direktur Utama Perumda PAM Jaya, Arief Nasrudin mengatakan, pihaknya bekerja ekstra untuk mengejar target cakupan layanan 100% dengan terus meningkatkan pelayanan serta mengurangi angka kehilangan air atau non-revenue water (NRW) yang berada di kisaran 45% saat ini.
Baca juga : Lima Kecamatan di Depok Krisis Air Bersih PDAM Tirta Asasta Gelar Salat Minta Hujan
Baca juga: Bank DKI Raih Penghargaan Indonesia Best Bank 2024 Jakarta
Arief menyampaikan, PAM Jaya harus membangun sambungan baru perpipaan sepanjang 7.000 kilometer dan menambah jumlah produksi air bersih untuk penambahan cakupan layanan 35%.
“PAM Jaya punya target membangun 77.000 sambungan baru tahun 2024 untuk warga Jakarta yang belum terjangkau layanan. Untuk itu kami mohon maaf dan pengertian masyarakat apabila pekerjaan ini menimbulkan kemacetan di beberapa kawasan,” tandas Arief. (Far/P-3)
Durasi perbaikan fisik sangat bergantung pada kondisi cuaca di lapangan.
Peneliti memperingatkan ancaman global amoeba bebas yang mampu bertahan dari suhu ekstrem dan disinfektan.
Studi terbaru di Guatemala mengungkap fakta mengejutkan. Air minum kemasan yang dianggap paling aman justru paling banyak terkontaminasi bakteri tinja.
Kondisi saluran irigasi Gunung Nago arah kiri, tepatnya di depan SMA 9 Padang, mengalami pendangkalan serius akibat tumpukan sedimen.
Kecamatan Pauh dan Kuranji mengalami krisis air bersih akibat sumur mengering serta kerusakan bendungan dan irigasi pascabencana November 2025.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved