Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK dua orang calon penumpang pesawat Lion Air kedapatan membawa satu kilogram narkoba jenis sabu di Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deliserdang, Sumatra Utara. Barang haram itu disembunyikan kedua pelaku di sepatu.
"Kami telah mengamankan dua calon penumpang pesawat yang diduga membawa narkoba jenis sabu sebanyak satu kilogram, dari Bandara Kualanamu," ungkap Kompol Sebastian Saragih, Kasatres Narkoba Polresta Deliserdang, Senin (8/7).
Kedua calon penumpang tersebut adalah pria berinisial MA dan M yang sama-sama berasal dari Aceh. Mereka merupakan calon penumpang pesawat Lion Air bernomor penerbangan JT 385 tujuan Jakarta.
Baca juga : Polisi Sita 2 Kilogram Sabu dari Calon Penumpang Pesawat Citilink di Bandara Kualanamu
Siang itu, sekitar pukul 13.15 WIB, Sabtu (6/7), MA dan M akan melewati pemeriksaan penumpang sebelum masuk ke ruang tunggu pesawat. Namun keduanya dihentikan petugas setelah gerak-geriknya dicurigai.
Petugas keamanan bandara kemudian melakukan pemeriksaan lebih detil terhadap kedua calon penumpang itu. Hingga kemudian ditemukan benda berbentuk bubuk putih yang disembunyikan di dalam sepatu.
Kedua pelaku menyembunyikan bubuk putih tersebut dengan menyelipkannya di sepatu. Bubuk putih yang disembunyikan terdapat dalam delapan kemasan dengan berat total satu kilogram.
Baca juga : 2 DPO Pemilik dan Pembeli Sabu 45 Kg Dicari Polisi
Menurut Kompol Sebastian, kasus tersebut kini sudah dilimpahkan ke Polda Sumut untuk pengusutan lebih lanjut.
Pada awal Mei 2024 lalu, petugas juga menahan seorang calon penumpang pesawat di Bandara Kualanamu yang kedapatan membawa sabu. Bahkan calon penumpang pesawat Citilink tujuan Kendari itu membawa sabu hingga sebanyak dua kilogram.
Tiga bulan sebelum itu, tepatnya Rabu 21 Februari 2024, dua orang calon penumpang pesawat di Bandara Kualanamu juga ditangkap polisi karena kedapatan membawa 3,8 kilogram sabu.
Catatan kasus-kasus tersebut membuktikan bahwa Bandara Kualanamu hingga kini masih menjadi pilihan jalur bagi jaringan atau sindikat mengirim narkoba dari Sumatra Utara ke daerah-daerah lain di Indonesia. (yp)
Fakta mengkhawatirkan mengenai infiltrasi narkoba yang kini telah menyusup ke berbagai sektor, mulai dari perkantoran, instansi pemerintahan, hingga lembaga pendidikan.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba hingga ke tingkat desa.
Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai membongkar keberadaan clandestine laboratory atau pabrik narkotika ilegal milik jaringan internasional.
Rano menjelaskan bahwa Jakarta membutuhkan kebijakan yang mampu menyatukan aspek pencegahan, pemberantasan, penanganan, serta rehabilitasi.
Menjelang persidangan, Ammar Zoni tampak percaya diri. Ia bahkan menyatakan keyakinannya akan segera bebas dari jeratan hukum.
Di era Presiden Prabowo Subianto, perang melawan narkotika kini tidak lagi hanya bertumpu pada penindakan hukum, melainkan menempatkan penyelamatan generasi muda.
Tuhiyat juga menjelaskan gambaran umum Stasiun Harmoni yang akan menjadi salah satu stasiun penting di jalur utara MRT Jakarta. Kelak, Stasiun Harmoni memiliki panjang 252 meter.
Sebuah bus penumpang terbakar hebat setelah mengalami tabrakan dengan truk kontainer, menewaskan sedikitnya sembilan orang, di wilayah selatan India pada Kamis dini hari.
Tindakan ugal-ugalan itu tidak hanya mengancam keselamatan sopir dan penumpang, tetapi juga pengguna jalan lainnya
Proses elektrifikasi armada terus berjalan menuju target 100% bus listrik pada 2030.
Fasilitas FR saat ini tersedia di empat stasiun Daop 4, seperti Stasiun Semarang Tawang, Stasiun Semarang Poncol, Stasiun Tegal, dan Stasiun Pekalongan.
libur panjang maulid, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara menambah kapasitas tempat duduk
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved