Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBERADAAN lebah sebagai spesies penyerbuk penting di muka bumi kian terancam. Berdasarkan penelitian di Amerika Serikat maupun Eropa, diketahui bahwa kini populasi lebah kian menurun.
Kepala Center for Transdisiciplinary and Sustainability Sciences IPB University Damayanti Buchori mengungkapkan,
meski manusia terlihat seperti spesies terkuat di muka bumi, namun rupanya keberadaan manusia dalam rangkaian ekosistem masih kalah penting dengan kehadiran lebah.
Baca juga : Restorasi Ekosistem Jadi Kunci untuk Tingkatkan Cadangan Karbon
Ia menyatakan, dalam sebuah penelitian, dikatakan bahwa jika lebah hilang dair muka bumi, maka kehidupan di muka bumi hanya mampu bertahan beberapa waktu. Tetapi jika manusia hilang dari muka bumi, maka kehidupan di atasnya akan terus bertahan.
“Jadi artinya manusia itu gak penting bagi ekosistem. Lebah jauh lebih penting. Karena kalau gak ada lebah, gak ada tumbuhan. Dan kalau gak ada tumbuhan, gak ada pemakan tumbuhan. Semua kelinci, serangga, burung, semua akan hilang, dan semua rantai makanan akan collaps,” kata Damayanti dalam acara Pekan Keanekaragaman Hayati di Jakarta, Jumat (17/5).
Menurut Damayanti, lebah merupakan penyerbuk hampir 80% tumbuhan di dunia. Karenanya, jika lebah musnah, maka tidak akan ada produksi pertanian.
Baca juga : Perusahaan TI dari AS Lengkapi Ekosistem Digital Hub BSD City
Hingga kini, tercatat ada sebanyak 2.000 spesies lebah. Dan lebah yang hidup di Indonesia ada sebanyak tujuh spesies dan satu spesies lebah dari Eropa. Pada 2020 penelitian menunjukkan bahwa ada penurunan populasi lebah sebanyak 57%.
“Meskipun ini masih studi kuisioner, peternak lebah mengatakan bahwa ada penurunan populai leba. Kenapa? Karena pakan kurang, dan ada penyemprotan. Jadi konservasi lebah menjadi tanggung jawab kita bersama,” beber dia.
Karenanya, dibutuhkan upaya bersama untuk melakukan konservasi lebah. Salah satuyang bisa dilakukan ialah monitoring lebah oleh masyarakat serta menanam tanama bunga dan pohon untuk tempat hidup lebah.
“Karena lebah bisa hidup di mana-mana, tapi mereka butuh pakan. Pakannya dari siapa? Dari kita. Jadi inilah hal sederhana yang bisa kita lakukan,” pungkas Damayanti. (Ata)
AMERIKA Serikat menyatakan menolak langkah aneksasi Tepi Barat oleh Israel. AS menekankan pentingnya menjaga stabilitas di wilayah pendudukan Palestina tersebut.
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum tegaskan bantuan ke Kuba berlanjut meski ada sanksi AS. Sebanyak 814 ton makanan dikirim via kapal perang sebagai bentuk solidaritas.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Iran menolak pembatasan misil dari AS meski siap lanjut negosiasi. Teheran menegaskan program rudal tak bisa ditawar di tengah tekanan Israel.
Green Day tampil memeriahkan acara pembukaan Super Bowl LX di Levi’s Stadium, California, Minggu (8/2).
Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, insan pers, dan pelaku industri dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Wamen UMKM Helvi Moraza menegaskan pentingnya penguatan ekosistem usaha, konektivitas rantai pasok, serta digitalisasi layanan agar UMKM
CIFOR-ICRAF Indonesia bersama Kelompok Kerja Solutions for Integrated Land and Seascape Management in Indonesia (Pokja SOLUSI) Sulawesi Tengah menggelar konsultasi publik.
kemandirian daerah dapat dicapai melalui penguatan regulasi inovasi dan perluasan replikasi praktik-praktik yang terbukti efektif.
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menegaskan kolaborasi multisektor merupakan fondasi utama bagi penguatan ekosistem inovasi yang berkelanjutan di Indonesia.
Sebanyak 123.320 bibit pohon ditanam di Jawa Barat dalam rangka program Penanaman Vegetasi untuk Mitigasi, bertepatan dengan Hari Pohon Sedunia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved