Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PROSPEK Cikarang sebagai salah satu Kawasan Industri terbesar di Asia Tenggara yang memiliki 4.000 perusahaan multi-nasional ini membutuhkan area komersial dan residensial yang tinggi. Hal ini disebabkan oleh ada sekitar 3,2 juta jiwa tinggal di wilayah Kabupaten Bekasi ini.
Dengan memiliki 4.000 multi-nasional, jumlah pekerja ekspatriat mencapai lebih dari 22.000 orang. Masyarakat baik ekspatriat maupun lokal di kawasan ini masih sangat membutuhkan hunian dengan lokasi strategis yang memiliki fasilitas lengkap, aman, dan sehat.
Peluang ini tak dilewatkan kleh PT Sri Pertiwi Sejati (SPS Group). CEO PT Sri Pertiwi Sejati Ming Liang mengungkapkan, kawasan Cikarang International City (Cinity) kini menghadirkan klaster baru yakni Cluster Mizumi. Dengan konsep berniansa Jepang, Mizumi menghadirkan 3 Japanese Thematic Garden yang memiliki nuansa autentik jepang yang berbeda.
“Klaster ini dibangun di atas lahan seluas 11 hektar (ha), memiliki konsep Jepang bernuansa danau dengan fasilitas yang lengkap,” kata dia dalam keterangan resmi yang diterima, Selasa (26/3).
Baca juga : Sinar Mas Land Tawarkan Trésor di BSD City, Harga Mulai Rp13 Miliar
Ia mengatakan, Mizumi mengedepankan gaya hidup sehat dan berkelanjutan. Dengan green scenery yang mengelilingi cluster ini, tentunya Mizumi menawarkan fasilitas outdoor yang menarik diantaranya modern gazebo, yoga garden, bbq area, outdoor gym, sampai dengan reflexology walkway yang dikelilingi oleh pepohon rindang yang tentunya tidak terlepas dari nuansa jepang.
“Fasilitas outdoor ini dapat dimanfaatkan untuk menunjang gaya hidup yang sehat didukung dengan lingkungan yang asri dan terintegritas,” kata dia.
Dengan fasilitas yang lengkap dengan lingkungan yang nyaman, hunian ini hanya dibanderol mulai dari Rp500 jutaan dengan cicilan 2 jutaan perbulan all in dengan free PPN, free BPHTB, free AJB,dan free biaya akad. Hunian yang akan hadir dengan 2 tipe ukuran yakni tipe 36/60 dan 46/60.
Baca juga : Pasar Properti Mulai Bangkit, Peminat Socia Garden Masuk Daftar Tunggu Tahap Ke-2
“Hunian yang sangat cocok, dengan fasilitas yang lengkap dan harga yang terjangkau menjadi pilihan tepat untuk hunian impian maupun investasi properti,” kata dia.
SPS Group juga telah menjalin kerja sama dengan Aspen Medical untuk membangun satu rumah sakit bertaraf internasional di Cikarang. Fasilitas ini, dibangun sebagai pelengkap dari kawasan Cinity seluas 560 hektar di Cikarang.
“SPS Group berkolaborasi langsung dengan Aspen Medical, rumah sakit bertaraf internasional asal Australia yang telah berkiprah di dunia kesehatan kurang lebih 20 tahun di berbagai negara,” kata dia.
Baca juga : Kawasan TOD di Tenjo Tambah Fasilitas Club House
CEO Aspen Medical Indonesia Andrew Rochford dalam pemaparannya menyatakan pihaknya berencana membangun Rumah Sakit Aspen Medical di Cinity yang menandai ekspansi dari ekosistem rumah sakit. Ini juga komitmen dalam mewudujukan membangun lebih dari 20 rumah sakit dan ratusan klinik di seluruh provinsi Jawa Barat
“RS Aspen Medical di Cinity juga mecakup pusat pelatihan keperawatan dan medis berbasis komunitas. Aspen Medical ini juga ingin meningkatkan kesadaran masyarakat di dunia kesehatan, yang tidak harus pergi keluar negeri untuk berobat namun bisa menjadi salah satunya untuk destinasi pasti di bidang medis,” jelas dia.
Terlepas dari itu, tujuan keseluruhan dari ekosistem ini adalah untuk menyediakan layanan kesehatan berkualitas tinggi bertaraf internasional baik untuk pasien atau organisasi lainnya. Rencananya Aspen Medical ini akan hadir tepat disebelah cluster baru di Cinity. yaitu Cluster Mizumi.
Selain rumah sakit, Cinity akan mengembangkan pusat komersial dan residensial dengan total area hijau seluas 70 ha dengan lanskap alam yang jauh dan berbeda dari kawasan Industri. Dengan konsep “When Nature Meets The Future” ketika alam menyatu dengan teknologi dan jauh dari hiruk pikuk industri. (Z-10)
Pemprov Bengkulu meneken MoU pemanfaatan potensi pertanahan untuk pengembangan daerah. Identifikasi awal lahan eks-hak diperkirakan 20 ribu hektare.
Menutup tahun 2025, Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) melihat perjalanan kawasan industri sebagai cermin dinamika ekonomi Indonesia yang terus bergerak.
Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) menyambut positif langkah pemerintah yang memulai sidang debottlenecking
Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) menegaskan komitmennya untuk mendukung penguatan diplomasi ekonomi Indonesia melalui kawasan industri.
Gerbang Tol Tarumajaya, Kabupaten Bekasi resmi dibuka belum lama ini. Pembukaan gerbang baru ini sekaligus mempermudah perjalanan logistik di Kawasan Industri Marunda Center
PT Modernland Realty Tbk. (MDLN) mencatatkan lonjakan signifikan pada laba usaha dan laba bersih hingga kuartal III-2025, meski pendapatan Perseroan mengalami penurunan tipis.
Summarecon Expo 2025 menutup rangkaian gelarannya dengan torehan penjualan spektakuler, yakni 465 unit properti terjual dari sembilan kawasan
Perbandingan royalti musik di Indonesia dan Australia: aturan hukum, besaran tarif untuk bisnis, distribusi royalti, hingga tantangan era digital.
Platform digital telah berkembang melampaui fungsi komersial tradisionalnya dan menjadi alat penting dalam penyelenggaraan kebijakan publik.
DJKI Kementerian Hukum dan HAM menanggapi isu yang menyeret nama salah satu cabang Mie Gacoan di Bali terkait tunggakan royalti
SINAR Mas Land dan Vasanta Group membentuk perusahaan gabungan, PT Sinergi Sinar Vasanta, untuk mengembangkan proyek residensial dan komersial seluas 28 hektare di Depok, Jawa Barat.
PERUSAHAAN Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di industri pertahanan, seperti PT Dirgantara Indonesia (DI) dan PT Pindad mulai menjajal pasar komersial
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved