Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
REALISASI Investasi di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengalami kenaikan yang signifikan pada 2023. Dari target sebesar Rp4,66 triliun, realisasi investasi di Tangsel tembus Rp7,4 triliun.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tangerang Selatan, Maulana Prayoga Utama, di wilayah Serpong, Jumat (2/2).
"Realisasi investasi di Tangsel pada 2023 mengalami peningkatan sebesar Rp7,4 triliun atau 160,2% dari target yang hanya Rp4,66 triliun," kata Yoga.
Baca juga : Delegasi Israel Kunjungi Indonesia pada Akhir Juli
Lebih lanjut, realisasi investasi yang melebih target tersebut terdiri dari Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp1,2 triliun dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) senilai Rp6,2 triliun.
Dengan rincian PMA dari sektor jasa meliputi kesehatan, pendidikan, jasa konsultan, pariwisata, olahraga dan sebagainya sebesar Rp288,4 miliar. Lalu, dari sektor perdagangan dan reparasi sebesar Rp227,1 miliar, sedangkan sektor transportasi, gudang dan telekomunikasi sebesar Rp200 miliar.
"Sektor hotel dan restoran Rp187,4 miliar. Dan sektor perumahan kawasan industri dan perkantoran sebesar Rp83,6 miliar," terangnya.
Baca juga : Pada HUT Ke-21 Provinsi Banten, Gubernur WH Paparkan Capaian Pembangunan
Sedangkan dari PMDN, meliputi sektor jasa yang terdiri dari kesehatan, pendidikan, jasa konsultan, pariwisata, olahraga dan sebagainya sebesar Rp2,460 triliun. Sektor perumahan kawasan industri dan perkantoran senilai Rp1,516 triliun, lalu sektor perdagangan dan reparasi sebesar Rp987 miliar.
"Lalu sektor transportasi, gudang dan telekomunikasi senilai Rp314,6 miliar, sektor konstruksi sebesar Rp307,5 miliar," ujarnya.
"Dari PMA dan PMDN yang lebih mendominasi Investasi Tangsel adalah sektor jasa lainnya seperti kesehatan, pendidikan, jasa konsultan, pariwisata dan lainnya," ungkapnya.
Baca juga : Sinar Mas Land Rilis Sekolah Berhati untuk Belajar Tatap Muka
Yoga juga menjelaskan data investor asing yang menanamkan modalnya di Tangsel berasal dari 10 negara pada 2023.
"Ada Singapura, Tiongkok, India, Hongkong, Jerman, Jepang, Malaysia, Korsel, Belanda, dan Spanyol," katanya.
Ia berharap dengan keberhasilan yang dicapai ini tidak membuat cepat puas, justru jadi pemicu agar realisasi investasi di Tangsel mengalami peningkatan. Sehingga memberikan dampak positif pada roda perekonomian di Tangerang Selatan.
Baca juga : Tahun ini Rumah Zakat Targetkan 1,8 Juta Penerima
"Pastinya harapan kita investasi berdampak positif untuk semua aspek terutama lapangan pekerjaan bertambah, roda ekonomi berputar. Doian semoga bertambah terus ya," pungkasnya. (RO/Z-1)
Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengungkapkan bahwa pembuangan sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA) milik PT Aspex Kumbong di Cileungsi dilakukan dengan kuota 200 ton per hari.
Darurat sampah Tengerang dan Tangsel disebut pengamat sebagai bukti dari kegagalan tata kota dan pengelolaan sampah dalam jangka panjang.
Tim Satuan Tugas (Satgas) akan dikerahkan secara intensif untuk melakukan pengangkutan sampah yang masih menumpuk di berbagai wilayah pemukiman maupun protokol.
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Serang resmi melanjutkan kerja sama pengelolaan sampah dari Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ke TPSA Cilowong.
Memasuki tahun baru 2026, Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menyampaikan terima kasih yang tulus kepada seluruh masyarakat.
Tumpukan sampah masih berserakan di Pasar Ciputat, Tangerang Selatan. Pedagang mengeluh bau menyengat, lalat, dan omzet penjualan menurun.
Asisten II menyampaikan bahwa kegiatan FGD ini merupakan langkah strategis dan penting bagi Pemerintah Kota Sorong dalam mengintegrasikan seluruh upaya pembangunan dan investasi di daerah.
TOTAL penanaman modal investor Indonesia menembus A$100 juta hanya di sektor real estat residensial Australia pada kuartal pertama FY25.
REALISASI investasi pada triwulan I 2025 mencapai Rp465,2 triliun atau setara 24,4% dari target penanaman modal tahun ini senilai Rp1.905,6 triliun.
Pada 2024, Jawa Barat menargetkan Rp250 triliun investasi baik dari dalam maupun luar negeri dan terealisasi Rp251 triliun
Garut memiliki prospek pertumbuhan yang positif dan terus berkembang.
INDONESIA sejatinya dipandang sebagai negara tujuan investasi yang menarik. Namun aspek kepastian dan prediktabilitas iklim usaha kerap mengganjal penanaman modal asing di dalam negeri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved