Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
TAHUN Ajaran (TA) 2024-2025, Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pondok Cina 1 dengan SDN Pondok Cina, Depok, resmi digabungkan menjadi satu nama sekolah. Merger ini dilakukan setelah pembangunan gedung baru dua SDN di Kelurahan Pondok Cina, Kecamatan Beji tersebut dirampungkan.
"TA 2024-2025 SDN Pondok Cina 1 dan SDN Pondok Cina 5 dipastikan digabungkan menjadi satu nama sekolah karena pembangunan gedung sudah selesai, nama sekolahnya yaitu SDN Pondok Cina 1," ucap Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Depok Sutarno saat ditemui oleh Media Indonesia di Gedung Dibaleka 2 Balaikota Depok, Senin (18/12).
Dirinya mengatakan dengan digunakannya dua sekolah nantinya nama SDN Pondok Cina 5 akan dihapuskan. Ia menjelaskan bahwa sampai saat ini murid SDN Pondok Cina 1 masih tetap menumpang untuk Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).
Baca juga: Gempa Berpusat di Sukabumi, Terasa Hingga Depok
"Sekarang murid SDN Pocin 1 masih menumpang KBM tetapi kedepannya tidak menumpang lagi. Nantinya murid-murid SDN Pondok Cina 1 dan 5 akan menggunakan nama SDN Pocin 1," sambung Sutarno.
Menurut Sutarno bergabungnya murid SDN Pondok Cina 1 dengan SDN Pondok Cina 5, tidak akan berpengaruh secara akreditasi.
"Nantinya status akan tetap sama, yaitu Akreditasi A semuanya," tuturnya.
Baca juga: 4 Kasus Tanah Longsor Terjang Depok dalam Semalam
Dijelaskan, penggabungan SDN Pondok Cina 1 dengan SDN Pondok Cina 5 ini memang menjadi program Dinas Pendidikan Kota Depok sebelumnya dan bukan dadakan.
Tujuan penggabungan ini yaitu diharapkan bisa lebih meningkatkan koordinasi, komunikasi dan pelaksanaan tugas.
"Penggabungan ini akan menjadi lebih fokus dalam hal pembinaan sumber daya manusianya (SDM)," ucapnya.
Sutarno menambahkan ada kondisi yang mengharuskan SDN Pondok Cina 1 dan SDN Pondok Cina 5 diregrouping. Yakni murid SDN Pondok Cina 5 kurang dari 200 orang.
Ditanya soal kelanjutan eks SDN Pondok Cina 1 apakah jadi digunakan untuk pembangunan Masjid. Di jawab Sutarno, itu bukanlah wewenangnya. "Itu kewenangan Pak Wali. Kami fokusnya ke masalah pendidikan saja," terang dia.
Diberitakan sebelumnya, bahwa sejumlah orangtua murid SDN Pondok Cina 1 menolak relokasi anak-anak mereka dilebur dengan sekolah lain, yakni di SDN Pondok Cina 3 dan Pondok Cina 5.
Orangtua siswa SDN Pondok Cina 1 meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Depok untuk tidak langsung menggusur sekolah tersebut tanpa adanya solusi dalam jangka panjang.
"Kami sampaikan, kami para orang tua tidak sekalipun menolak penggusuran sekolah ini, tapi bangun dulu gedungnya," ucap Rio salah seorang orang tua murid.
(Z-9)
Guru kelas 1 UPTD SDN Sawah 01, Mulyani, mengungkapkan dirinya telah mengabdikan diri mengajar di sekolah tersebut selama lebih dari 30 tahun.
Wali kota memerintahkan adanya audit terhadap sistem pengawasan fisik maupun non-fisik guna memastikan tidak ada lagi celah bagi tindakan menyimpang di lingkungan sekolah.
WAKIL Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar, mengajak anak-anak Indonesia untuk berempati dan peduli kepada masyarakat yang terdampak bencana Sumatra.
BADAN Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) memberikan 120 Buku Teks Utama (BTU) Pendidikan Pancasila kepada sekolah jenjang pendidikan Dasar dan Menengah di Kota Singkawang
Pelajar sekolah dasar (SD) di tiga desa yang berada di Morowali Utara yaitu Desa Bunta, Bungintimbe, dan Tanauge mendapatkan bantuan sepatu dan tas sekolah
SDN 1 Porara di Desa Morosi kini memiliki 16 ruang kelas, 22 guru, serta 500 murid, dengan 107 siswa baru tercatat pada tahun ajaran 2025.
Melubernya sampah ke jalan tersebut terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Sebagian wilayah Condet, Jakarta sudah kebanjiran, Jumat (30/1).
Kondisi ini memaksa pengendara untuk ekstra waspada dan menurunkan kecepatan secara drastis guna menghindari kecelakaan.
Jarak struktur bangunan yang tidak terlalu menempel pada lereng menjadi faktor kunci minimnya dampak fatal.
Pemerintah Kota Depok turut mengeluarkan peringatan dini bagi warga, terutama bagi mereka yang bermukim di daerah dengan topografi perbukitan atau dekat aliran sungai.
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved