Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
UNTUK memudahkan pelayanan terhadap masyarakat, Pemerintah Kabupaten Bekasi melaunching aplikasi Bekasi Nyambung Bae (Bebunge) 2.0 sebagai salah satu aplikasi digital layanan berintegrasi lintas OPD Pemda Bekasi di Hotel Holiday inn Jababeka Cikarang.
Menurut Penjabat Bupati Bekasi, Dani Ramdan, Bebunge 2.0 akan memudahkan pelayanan terhadap masyarakat. Karena memang fungsinya sebagai aplikasi pelayanan publik yang terintegrasi milik Pemkab Bekasi. Tujuannya tentu untuk mempermudah masyarakat dalam menyampaikan aspirasi, informasi dan layanan publik lainnya.
"Bubenge 2.0 kali ini, mencoba menghimpun berbagai aplikasi layanan digital yang ada di setiap dinas dalam satu apps yang disebut super apps, yaitu Bebunge atau Nyambung Bae," ujar Dani Ramdan.
Baca juga: Pegawai Kantah Tangsel Diminta Tuntaskan Pelayanan Program ...
"Ini salah satu cara dan inovasi agar masyarakat tidak lagi dipusingkan dengan banyaknya aplikasi yang tersebar di setiap dinas. Kini masyarakat cukup pakai satu aplikasi Bebunge yang didowload di smartphone," ujarnya.
Saat ini, kata dia, Bebunge telah berjalan efektif dalam layanan aplikasi di Disnaker untuk pendaftaran kartu pencari kerja. Diharapkan juga diterapkan di Dinas pendidikan dan berbagai layanan lainya.
"Saya akan instruksikan pada 2024 semua perangkat daerah menggabungkan semua layanan digitalnya ke aplikasi Bebunge dan ini sifatnya wajib," katanya.
Dani Ramdan juga menginstruksikan Diskominfosantik mengevaluasi dan melakukan pengecekan aplikasi yang sudah tidak lagi berfungsi untuk dihentikan. Hal tersebut agar tidak dimanfaatkan pihak yang tidak bertanggungjawab.
Selain itu, Pemkab Bekasi juga mengajak semua perangkat daerah meningkatkan eksistensi dan kompetensi dengan memanfaatkan teknologi digital dengan baik.
"Kalau kurang SDM dalam kompetensi tersebut, paling tidak kita bisa rekrut personil ASN maupun non-ASN yang punya kapasitas, kapabilitas dan kompetensi dalam mengendalikan teknologi digital, sistem informasi dalam pengelolaan media sosial," ujarnya. (RO/N-2)
K3X Lab dikenal dengan pendekatan kolaboratif dalam membantu brand membangun kesiapan dan kapabilitas digital.
Pendekatan yang dilakukan BI Kalsel tidak hanya fokus pada aspek digital, melainkan juga dikolaborasikan dengan budaya lokal agar lebih mudah diterima masyarakat.
Pandi berkomitmen membangun ekosistem digital Indonesia yang sehat, aman, dan berdaya saing global.
Fokusnya bukan hanya menjual produk, tetapi membangun pengalaman tidur sehat melalui bahan bebas logam berat, desain ergonomis, dan inovasi berkelanjutan.
Identitas mesin kini menjadi bagian integral dalam ekosistem digital Indonesia—dari aplikasi perbankan, sistem pemerintahan, hingga layanan e-commerce.
Menurutnya, ada lima hal yang ditekankan bagi peserta yakni multimedia dan broadcasting, mikrotik, psikologi pendidikan, teknologi artificial intelligence (AI), dan jurnalistik.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved