Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
POLDA Metro Jaya akan mengungkap penyebab kematian ibu dan anak yang ditemukan tewas di sebuah rumah di kawasan Cinere, Depok, Jawa Barat, pada hari ini, Jumat (6/10) sore. Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi mengaku telah mengantongi kesimpulan penyebab kematian kedua korban tersebut.
"Kami sudah pada kesimpulan akhir dan rencana kami akan rilis pada pukul 16.00 WIB," kata Hengki dalam keterangan tertulis, Jumat.
Hengki mengakui proses pengungkapan kasus penemuan mayat ibu dan anak tersebut memang cukup panjang. Polisi harus melibatkan sejumlah ahli untuk mencapai kesimpulan akhir.
"Memang panjang sekali dan kita perlu melakukan olah tempat kejadian perkara yang benar-benar matang. Kita berkali-kali melakukan olah TKP, bahkan pelaksanaan autopsi ditindaklanjuti lagi dengan olah TKP ulang," jelasnya.
Dalam prosesnya, Polda Metro melibatkan para ahli dari RSCM untuk penelitian patologi forensik.
"Itu membutuhkan waktu yang lama hingga akhirnya penyebab kematian bisa diketahui," imbuhnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, ibu dan anak ditemukan tidak bernyawa di dalam kamar mandi di dalam sebuah rumah di kawasan Cinere, Depok, Jawa Barat, 7 September silam. Saat ditemukan, kedua mayat tersebut tergeletak berdampingan di lantai kamar mandi dalam kondisi sudah membusuk.
"Ada dua ya, yang satu nyender di sebelah kanan, yang satu lagi sebelah kiri. Posisi di kamar mandi belakang. Di dalam rumah ada botol-botol minuman, minuman coklat,” kata petugas keamanan perumahan, Jafar. (Z-11)
Jenazah langsung dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk dilakukan autopsi.
Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan di dalam sebuah karung di Jalan Daan Mogot KM. 21, Kecamatan Batu Ceper, Kota Tangerang, Banten, pada Selasa (22/4) pagi.
MAYAT berjenis kelamin perempuan ditemukan di Kali Cengkareng, Jakarta Barat (Jakbar), pada Minggu (6/4). Polisi turun tangan melakukan penyelidikan.
DUA mayat perempuan ditemukan di sungai dalam seminggu terakhir, Mayat pertama ditemukan warga pada Selasa (1/4) siang, di Sungai Code, Bantul, Mayat kedua ditemukan warga di Sungai Progo
Saat ini kasus tersebut tengah ditangani Polsek Sawah Besar.
tengah menelusuri penyebab tewasnya purnawirawan TNI berinisial HO. HO ditemukan tidak bernyawa di Dermaga Marunda, Jakarta Utara, pekan lalu.
SEORANG mahasiswa berinisial A (19) ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya yang berlokasi di Jalan Padat Karya I, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Jumat (16/1/2026).
Kepolisian belum bisa menyimpulkan apakah luka tersebut akibat kekerasan atau benturan saat terbawa arus.
TIM SAR gabungan akhirnya dapat menemukan seorang bocah yang menjadi korban tenggelam di Sungai Ngaso, Desa Suka Damai, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau.
TIM rescue Basarnas Pekanbaru menemukan seorang petani sawit bernama Tiopan Siregar yang dilaporkan hilang di perkebunan kelapa sawit di Kelurahan Titian Antui Riau dalam kondisi tewas.
Polisi mengungkap identitas mayat RTA, 14, yang ditemukan di Pejaten, Jakarta Selatan. Korban diduga menjadi korban eksploitasi anak dalam kasus TPPO.
SEORANG pria bernama Abdul Kader Usman, 62, warga Perumahan Sapphire Purwokerto Utara, Purwokerto, Jawa Tengah (Jateng), ditemukan tewas setelah tenggelam tersangkut gulma.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved