Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
ANAK-anak menjadi pemegang tongkat estafet kemerdekaan bangsa serta melanjutkannya di masa mendatang. Karena itu, kecukupan gizi anak-anak harus dipenuhi. Tujuannya, anak-anak tumbuh sehat dan fokus belajar untuk menggapai cita-cita mereka.
Hal itu mendorong Bank Lestari Jakarta (BPR) untuk mengadakan program Lestari For Kids bagi anak-anak, khususnya yang ada di panti asuhan agar kebutuhan gizi mereka tetap terjaga. Program kali ini menyasar dua panti asuhan yang berlokasi di Jakarta yaitu Panti Yatim Indonesia Graha Raya Bintaro dan Pondok Yatim Duafa Jakarta Barat. Penyerahan bantuan dilakukan pada Jumat, 11 Agustus 2023.
Baca juga: Pelaku Pencabulan Terhadap Siswi SD di Jatinegara Terancam 15 Tahun Penjara
Direktur Utama Bank Lestari Jakarta (BPR), I Wayan Hary Karisma, menuturkan ini salah satu langkah positif yang bisa pihaknya lakukan untuk mengisi kemerdekaan ini. "Hal yang kami lakukan ini mungkin terlihat kecil, tetapi kami berharap di masa mendatang gerakan-gerakan kecil yang kami lakukan ini bisa memberi dampak besar, khususnya bagi anak-anak," tutur Hary dalam keterangan tertulis, Senin (14/8/2023).
Ia mengharapkan, melalui bantuan ini, panti asuhan bisa terbantu untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak yang diasuhnya. "Kami mengharapkan bantuan ini bisa membantu panti asuhan untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak, sehingga anak-anak bisa tumbuh sehat dan fokus belajar untuk menggapai mimpinya," tutup Hary. (Z-2)
FAO mencatat 43,5% penduduk Indonesia tak mampu membeli pangan sehat. Program Makan Bergizi Gratis dinilai krusial bagi keluarga prasejahtera.
Orang tua disarankan lebih cermat menyiasati pemenuhan gizi anak di rumah, terutama bagi anak yang lebih menyukai susu dibandingkan makanan utama.
Ahli kesehatan Ray Wagiu Basrowi menegaskan perbaikan nutrisi dan sistem pencernaan anak krusial demi capai target stunting 14,2% di 2029.
Kepala BGN Dadan Hindayana melaporkan program MBG menjangkau 55,1 juta siswa dengan klaim sukses 99,99%. Namun, Komisi IX DPR menyoroti temuan serius terkait menu berpengawet dan susu impor.
Studi health economics menunjukkan pemberian PKMK pada anak berisiko gagal tumbuh mampu mencegah stunting sejak dini dan menghemat biaya kesehatan hingga empat kali lipat.
ANGGOTA Komisi IX DPR F-NasDem Irma Suryani mengkritik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyediakan menu spageti dan burger kepada siswa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved