Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT transportasi dari Universitas Indonesia Alvinsyah mengatakan, pemerintah harus transparan dalam menetapkan tarif transportasi umum dalam hal ini LRT Jabodebek. Hal ini untuk menjelaskan kepada masyarakat alasan nilai tarif yang ditetapkan.
Sebagaimana diketahui, Kementerian Perhubungan menentukan tarif dasar kereta ringan itu adalah Rp5 ribu dan Rp700 untuk setiap kilometernya. Dengan total rute 27,3 km dari Harjamukti ke Dukuh Atas, maka penumpang harus membayar Rp24 ribu.
"Jadi untuk menjawab pertanyaan ya dikembalikan saja kepada pemerintah untuk menjelaskan secara gamblang dan rinci sekaligus untuk mengedukasi publik untuk kebijakan besaran tarif LRT Jabodebek," kata Alvinsyah saat dihubungi Media Indonesia, Minggu (23/7).
Baca juga : Uji Coba LRT Jabodebek Disetop Sementara
Menurut dia, jika tidak dijelaskan, warga tidak akan mampu melihat kesesuaian antara tarif, jenis moda, hingga jaraknya. Terlebih, setiap moda transportasi memiliki perhitungan bisnisnya masing-masing sehingga tidak dapat dibandingkan satu sama lain.
"Secara bisnis merupakan kelaziman kalau ada perbedaan tarif untuk setiap jenis sistem/moda, karena pada dasarnya berbasis analisis dan perhitungan yang meliputi berbagai aspek seperti biaya infrastruktur, teknologi, sistem, waktu pembangunan, dan operasinya," jelasnya.
Baca juga : Beroperasi 18 Agustus, LRT Jabodebek Diperkirakan Angkut 137 Ribu Penumpang Per Hari
Ia juga menjelaskan bahwa dalam menentukan tarif layanan publik selalu ada dua jenis yaini tarif teknis serta tarif publik. Keduanya sudah diputuskan berbasis perhitungan seperti komponen teknis hingga kemampuan warga untuk membayar dan kemampuan pemerintah untuk mensubsidi.
"Tarif publik biasanya ditetapkan berdasarkan hasil kajian terhadap berbagai hal yang dijelaskan di atas. Jadi apakah mahal atau murah menjadi relatif dan tidak bisa dibanding bandingkan begitu saja," ujarnya.
"Tarif layanan angkutan umum memang selalu dilematis. Terlalu mahal, sebagian besar masyarakat tidak mampu membayar. Tarif diturunkan maka beban subsidi membengkak yang pada akhirnya menjadi beban anggaran pemerintah dan notabene uang publik juga," paparnya. (Z-4)
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung menepis kabar yang menyebut tarif LRT Jakarta rute Velodrome–Manggarai sebesar Rp160 ribu per penumpang.
Tarif Transjakarta, MRT Jakarta dan LRT Jakarta hanya Rp1 pada hari ini, Selasa 1 Juli 2025. Promo tersebut diterapkan sebagai bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-79.
Tarif tersebut lebih rendah hingga 50% dari sebelumnya, yakni maksimal Rp20.000
Selama sebulan, kereta api ringan atau light rail transit (LRT) Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi (Jabodebek) telah melayani 1.464.913 masyarakat.
Luhut Binsar Pandjaitan memberikan kisi-kisi besaran tarif tiket kereta api ringan atau light rail transit (LRT) di Bali sekitar US$3 atau setara Rp46 ribu.
PRESIDEN Joko Widodo atau Jokowi menginginkan agar transportasi massal dapat menggunakan satu sistem pembayaran.
Capaian tersebut menunjukkan tren pemulihan pascapandemi yang berkelanjutan. Meski demikian, tingkat kemiskinan Jakarta saat ini masih belum sepenuhnya kembali ke posisi sebelum pandemi.
Operasi tersebut diarahkan pada titik-titik krusial pertumbuhan awan.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan BPBD Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), besok (27/1), BMKG memprediksi akan terjadi hujan lebat di DKI Jakarta, Selasa (27/1).
Pramono Anung menyiapkan 200 ekskavator untuk melakukan pengerukan di lima wilayah Jakarta cegah banjir. Sebab, BMKG memprediksi bahwa akan terjadi hujan lebat di DKI Jakarta, besok
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, sebanyak 200 ekskavator telah dikerahkan untuk pengerukan. Sebab, Jakarta diprediksi masih akan diguyur hujan lebat.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung menepis tudingan pihaknya hanya mengulang skema lama dalam menangani persoalan banjir Jakarta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved