Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
SUKU Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan mengantongi penyebab kebakaran di Gedung K-Link, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Api muncul dari kompor gas.
"Informasi sementara penyebab dari kantin lantai 7 (kompor gas)," kata Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Selatan, Syamsul Huda saat dikonfirmasi, Sabtu (15/7).
Namun, Syamsul belum membeberkan kronologi kebakaran. Syamsul mengatakan api berhasil dipadamkan dan sedang dalam proses pendinginan.
Baca juga: Kompor Gas Kantin Lantai 7 Diduga jadi Penyebab Kebakaran Menara K-Link
"Sudah pendinginan, tinggal ngeluarin asapnya saja. Asap kita sedok pakai blower," ungkap Syamsul.
Peristiwa kebakaran ini diterima petugas sekitar pukul 10.03 WIB. Objek kebakaran berada di lantai 7 Gedung K-Link.
Baca juga: Kebakaran Hutan Hebat Kanada di Luar Perkiraan
Syamsul mengaku langsung mengerahkan pasukan ke lokasi pukul 10.05 WIB dan tiba pukul 10.10 WIB. Total ada 21 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.
"Pengerahan dua unit bronto, HP; 41 (komando, PP, HP, FIRE STIK, Dalkarmat) Pati kendal (dua unit = HP, BAS). Dengan total 115 orang," ujarnya.
Melansir akun Twitter resmi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) DKI Jakarta, informasi kebakaran didapat sekitar pukul 10.14 WIB. Dalam foto, tampak api cukup besar. Asap hitam tebal juga membubung tinggi mencapai puncak gedung. (Z-10)
BMKG Stasiun Pekanbaru mendeteksi lonjakan signifikan titik panas di Provinsi Riau. Hingga Kamis pukul 07.00 WIB, jumlah hotspot tercatat mencapai 160 titik
Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu lebih dari empat jam untuk memadamkan api.
Petugas pemadam kebakaran menunjukkan respons yang cukup impresif dengan tiba di lokasi kejadian hanya enam menit setelah laporan diterima, yakni pukul 21.31 WIB.
Kebakaran melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Pedongkelan Belakang, RT 03/RW 14, Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (31/1) dini hari.
KEPULAN asap pekat masih membubung dari area pabrik sandal Swallow PT Garuda Mas Perkasa hingga Kamis (29/1) sore.
UPAYA pemadaman kebakaran hebat yang melanda pabrik karet PT Garuda Mas Perkasa, produsen sandal merek Swallow, belum sepenuhnya tuntas hingga menjelang siang, Rabu (28/1).
Petugas pemadam kebakaran menunjukkan respons yang cukup impresif dengan tiba di lokasi kejadian hanya enam menit setelah laporan diterima, yakni pukul 21.31 WIB.
Kebakaran melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Pedongkelan Belakang, RT 03/RW 14, Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (31/1) dini hari.
Sebanyak 14 unit mobil damkar milik Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) dihibahkan kepada 14 kabupaten/kota di luar Jakarta.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Abdullah, menyoroti fenomena masyarakat yang belakangan ini lebih memilih melapor ke petugas pemadam kebakaran (Damkar) dibandingkan polisi.
Kebakaran melanda kawasan padat penduduk di Jalan Irigasi RT 02/RW 01, Kelurahan Cakung Timur, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Selasa (4/11) pagi.
Empat korban kebakaran Pademangan terdiri atas seorang wanita paruh baya, seorang wanita hamil, serta dua anak kecil.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved