Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta mengevaluasi pembayaran dan pembelian tiket MRT Jakarta yang tidak dapat lagi menggunakan metode kode QR dari sejumlah dompet digital (e-wallet) dari Gopay hingga Ovo mulai 1 Juli besok.
"Iya, nanti kami evaluasi," kata Sekretariat Daerah (Sekda) DKI Jakarta Joko Agus Setyono seperti dilansir dari Antara.
Menurut Joko, evaluasi tersebut melihat agar sistem yang diciptakan untuk mempermudah masyarakat, bukan mempersulit.
"Kalau itu (diakhirinya kerja sama dengan empat aplikasi e-wallet) dianggap mempersulit, nanti kami evaluasi lagi ya," kata Joko.
Baca juga: Mau Naik MRT Jakarta Cuma Rp1? Catat Tanggalnya
Hal senada juga diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo yang berjanji segera memeriksa kebijakan PT MRT tersebut. "Saya akan cek dulu," kata Syafrin.
PT MRT Jakarta mulai 1 Juli sudah tidak menerima pembayaran tiket kereta melalui empat aplikasi dompet digital, yakni Dana, Ovo, Gopay, dan Linkaja.
Sekretaris Perusahaan PT MRT Jakarta Ahmad Pratomo mengatakan, hal tersebut karena kerja sama PT MRT Jakarta dengan keempat penyedia jasa alat pembayaran elektronik ini sudah selesai.
Baca juga: Dorong Peningkatan Fungsi Wilayah, MRT Jakarta Kemas Konsep TOD
"Belum ada kesepakatan lebih lanjut untuk memperpanjang kerja sama dari para mitra," kata Ahmad.
Ahmad menyebutkan, PT MRT Jakarta masih membuka peluang kembali bekerjasama dengan empat penyedia dompet digital tersebut. Masyarakat tetap bisa membayar tiket MRT nantinya melalui aplikasi dompet digital lain, seperti AstraPay, i.Saku dan blu.
Alternatif alat pembayaran tiket MRT Jakarta lainnya adalah menggunakan uang elektronik keluaran bank seperti e-money, Brizzi, Flazz, TapCash, dan JakCard. "Metode pembayaran lainnya juga dapat menggunakan kartu MRT dan JakLingko," kata. (Z-6)
Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan OJK 2025 menunjukkan indeks literasi keuangan Gen Z telah mencapai 73,26%, sementara indeks inklusi keuangan nasional melejit ke 80,51%.
Generasi muda kini tidak lagi melihat tabungan dan pembayaran sebagai dua hal terpisah, melainkan sebagai satu ekosistem digital yang terintegrasi.
PPATKĀ Ivan Yustiavandana menyatakan akan melakukan pemblokiran dompet digital (e-wallet) yang terindikasi terlibat dalam praktik judi online (judol).
Isi e-wallet makin mudah! Panduan lengkap cara top up e-wallet di BCA Mobile. Praktis, cepat, dan aman. Ikuti langkahnya sekarang dan nikmati kemudahannya!
Cara daftar DANA terbaru & mudah! Panduan lengkap langkah demi langkah membuat akun DANA. Aktifkan DANA Premium & nikmati fitur lengkapnya sekarang!
Riset Studi Analisis Ekosistem dan Persepsi terhadap Bank Digital di Indonesia dari Populix mencatat 54% generasi Z dan Milenial menggunakan bank digital terutama untuk top-up e-wallet.
Pelajari fungsi dan jenis emblem Mobile Legends untuk setiap role hero. Lengkap dengan tips upgrade emblem dan cara mudah top up Diamond lewat GoPay Games.
Menuju penghujung tahun 2025, GoPay kembali hadir dengan layanan terbaru langsung di dalam aplikasi.
Kini, pengguna aplikasi bisa dengan mudah cek jadwal film, pilih kursi dan bayar tiket bioskop tanpa perlu berpindah aplikasi.
Buat kamu yang aktif bermain Roblox, Robux adalah bagian penting dari pengalaman bermain karena hampir semua konten premium menggunakannya sebagai alat tukar.
Unit bisnis teknologi keuangan GoTo, GoTo Financial, resmi mengumumkan bahwa aplikasi GoPay sudah dapat digunakan untuk membayar transaksi QRIS di berbagai merchant di Jepang.
PT MRT Jakarta (Perseroda) meluncurkan kembali layanan pembayaran tiket kereta menggunakan dompet digital GoPay di aplikasi MyMRTJ, untuk semakin memudahkan pelanggan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved