Selasa 24 Januari 2023, 11:41 WIB

Dinkes DKI Siapkan 60 Ribu Dosis Vaksin Covid-19 untuk Booster Kedua

Mohamad Farhan Zhuhri | Megapolitan
Dinkes DKI Siapkan 60 Ribu Dosis Vaksin Covid-19 untuk Booster Kedua

ANTARA/Indrianto Eko Suwarso
Vaksinator dari Kesdam Jaya menyuntikkan vaksin covid-19 Zifivax saat diberlangsungnya vaksinasi di Taman Lapangan Banteng, Jakarta.

 

DINAS Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta menyiapkan 60 ribu dosis untuk vaksin keempat atau booster kedua bagi masyarakat umum yang berusia di atas 18 tahun.

Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinkes DKI Jakarta Ngabila Salama mengatakan 60 ribu dosis itu disebar ke 300 lokasi di wilayah Jakarta.

"Total ada minimal 60.000 dosis vaksin disediakan tiap hari di 300 lokasi vaksin DKI Jakarta, 200 per lokasi, syaratnya cukup membawa nomor NIK / fotokopi KTP," ujar Ngabila melalui keterangan tertulis, Selasa (24/1).

Baca juga: Booster Kedua Boleh Untuk Umum, Dinkes : Mulai Besok

Vaksinasi tersebut gratis untuk umum. Oleh karena itu, ia mengimbau untuk warga segera melakukan vaksinasi booster ke-2 (dosis ke-4).

Adapun jenis vaksin yang tersedia yakni, Pfizer dan Zifivax. Selain itu, vaksinasi juga dapatmelayani untuk dosis 1 dan 2 bagi usia 12 tahun ke atas. Sementara untuk dosis 3 dan 4 bagi usia 18 tahun ke atas.

"Jarak dosis 2 ke dosis 3 minimal 3 bulan sedangkan jarak dosis 3 ke dosis 4 minimal 6 bulan," ujarnya.

Pentingnya Booster

Ngabila menjelaskan, vaksin booster dapat melipatgandakan jumlah antibodi dalam tubuh untuk membunuh virus yang masuk.

"Misalnya tadinya tinggal 10, kita lipat gandakan jadi berjumlah banyak, Terus demikian," ucapnya.

Lebih lanjut, vaksinasi covid-19 dapat mencegah long covid dan kematian. Adapun data tahun 2022, pasien yang mengalami kematian di DKI Jakarta (varian omicron) pertama yakni 90% karena memiliki komorbid.

"Sebanyak 95% berusia >40 tahun (mayoritas 30 tahun ke atas). Hanya 3 dari 618 kematian berusia <18 tahun dan semuanya memiliki komorbid berat, kanker, dan HIV," jelasnya.

Ketiga, 40% belum vaksin sama sekali. Keempat, 80% belum booster dosis ke-3 dan kelima 85% meninggal dengan jarak >6 bulan dari vaksin terakhir. (OL-1)

Baca Juga

MI/heri susetyo

Polda Gelar Rekonstruksi Ulang Kasus Hasya Besok

👤Mohamad Farhan Zhuhri 🕔Rabu 01 Februari 2023, 15:51 WIB
Adapun rekonstruksi ulang merupakan tindak lanjut komitmen dari hasil asistensi dan konsultasi, diskusi dengan para...
Antara

Cegah Stunting, DKI Fokus Pemenuhan Gizi Ibu Hamil dan Balita

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Rabu 01 Februari 2023, 15:24 WIB
Apalagi, kasus stunting pada balita juga disebabkan gizi ibu yang tidak tercukupi saat proses mengandung. Stunting pun...
Ist

Baznas (Bazis) DKI akan Bangun Rumah Korban Kebakaran di Pela Mampang

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 01 Februari 2023, 15:21 WIB
Baznas (Bazis) Provinsi DKI Jakarta akan membangun rumah korban kebakaran di kelurahan Pela Mampang, Jakarta Selatan dengan konsep bedah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya