Rabu 11 Januari 2023, 12:44 WIB

Tarif ERP Masih akan Dibahas dengan Pusat

Mediaindonesia | Megapolitan
Tarif ERP Masih akan Dibahas dengan Pusat

MI/Susanto
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menerapkan kebijakan Electronic Road Pricing (ERP) atau jalan berbayar elektronik.

 

PENJABAT Gubernur DKI Heru Budi Hartono menyebutkan besaran tarif jalan berbayar elektronik (electronic road pricing/ERP) di Jakarta masih akan dibahas dengan Pemerintah Pusat.

“Tarif saya tidak menyampaikan tapi masih perlu pembahasan dengan tingkat pusat,” kata Heru di Balai Kota Jakarta, hari ini.

Ia menjelaskan, pembahasan soal tarif rencana penerapan ERP itu masuk dalam tahapan lanjutan setelah regulasi yang mengatur soal ERP itu rampung ditargetkan tahun ini.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan DKI Syafrin Liputo menjelaskan usulan dari pihaknya untuk besaran tarif rencana penerapan ERP yakni kisaran Rp5 ribu hingga 19 ribu menyesuaikan kategori dan jenis kendaraan.

Berdasarkan pemaparan Dinas Perhubungan DKI pada rapat Bapemperda DPRD DKI pada 3 Oktober 2022 terkait Rancangan Perda Pengendalian Lalu Lintas Secara Elektronik yang mengatur ERP menyebutkan prinsip penerapan tarif salah satunya berdasarkan jenis kendaraan.

Kemudian, efektivitas pengendalian kemacetan lalu lintas, kinerja lalu lintas jalan, efektivitas perpindahan pengguna angkutan pribadi ke angkutan umum.

Baca juga: Polda Metro Dukung Jalan Berbayar di DKI untuk Urai Kemacetan

Selain itu, kontinuitas dan pengembangan dalam mengendalikan lalu lintas, kemampuan dan keinginan membayar, kebijakan Pemprov DKI dan memperhatikan biaya pelaksanaan ERP.

Dalam Raperda itu juga diatur pengecualian yakni sepeda listrik, kendaraan bermotor umum pelat kuning, kendaraan dinas operasional instansi pemerintah, TNI/Polri kecuali selain berpelat hitam.

Kemudian, kendaraan korps diplomatik negara asing, kendaraan ambulans, kendaraan jenazah dan pemadam kebakaran.

Heru menjelaskan saat ini pembahasan ERP dalam proses bersama DPRD DKI.

Setelah nantinya menjadi peraturan daerah, akan ada aturan turunan yakni peraturan gubernur atau keputusan gubernur.

Selanjutnya, akan dibahas bersama DPRD DKI terkait proses bisnis menyangkut lembaga yang akan mengelola, titik rencana penerapan ERP dan soal tarif. “Masih ada tujuh tahapan itu dibahas mulai 2022 dan dilanjutkan 2023,” katanya.(Ant/OL-4)

Baca Juga

MI/Andri Widiyanto

Rambah Pengembangan Teknologi Informasi, TransJakarta Gandeng PT Telkom

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Jumat 27 Januari 2023, 10:37 WIB
"Mulai dari merancang aplikasi yang memudahkan pelanggan, mempersiapkan infrastruktur, hingga tim yang akan...
MI/Selamat Saragih-HO

PAM JAYA Siap Jalankan Operasional Langsung Pelayanan Air mulai 2 Februari

👤Selamat Saragih 🕔Jumat 27 Januari 2023, 08:14 WIB
PERUMDA PAM JAYA mengundang seluruh stakeholders perusahaan hadir ketempat kegiatan inspeksi final kesiapan operasional secara penuh, mulai...
Ist

Career Day 2023 MGBK DKI Dihadiri Puluhan Ribu Pelajar

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 Januari 2023, 21:43 WIB
Setiap hari, tak kurang dari 15 ribu pengunjung yang didominasi pelajar SMA/SMK dan guru, datang ke Balai Samudera untuk melihat booth atau...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya