Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
SUKU Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Timur (Sudin LH Jaktim) mengangkut sebanyak 12,1 ton sampah saat malam perayaan Tahun Baru 2023 pada Sabtu (31/12) hingga Minggu (1/1) pagi.
Kepala Sudin LH Jakarta Timur, Wahyudi Rudianto di Jakarta, Senin (2/1), mengatakan sampah tersebut berasal dari titik-titik keramaian malam Tahun Baru 2023 di wilayah tersebut.
Baca juga: Polisi Sebut Pelat Nomor Moge Penabrak Nenek Penjual Tisu di Menteng tidak Bodong
“Jumlahnya tergolong sedikit karena keramaian warga maupun pedagang di jalan juga tidak terlalu banyak," kata Wahyudi.
Wahyudi menambahkan titik-titik keramaian tersebut berada di wilayah Flyover Pasar Rebo, Flyover Klender, Lapangan Jederal Urip Sumoharjo, kawasan Old Shanghai dan Jalan Pramuka Raya.
Wahyudi mengatakan jumlah sampah yang diangkut itu tergolong kecil jika dibandingkan pada perayaan malam Tahun Baru 2019 sebanyak 700 ton.
"Kemarin memang kita prediksi sampah di TMII saja bisa mencapai 100 ton. Namun ternyata meleset prediksi itu," ujar Wahyudi.
Wahyudi mengatakan sampah yang mendominasi pada malam perayaan Tahun Baru 2023 yakni botol air kemasan, wadah makanan, plastik, sampah kertas dan sisa kembang api.
Dia mengatakan faktor kondisi cuaca pada malam pergantian Tahun Baru 2023 sedikit mempengaruhi warga merayakan di luar rumah, sehingga jumlah sampah berkurang.
"Faktor cuaca sepertinya menjadi hal utama orang enggan keluar rumah," kata Wahyudi. (Ant/OL-6)
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan mudik Lebaran untuk mengurangi timbulan sampah selama perjalanan.
Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) memperkirakan total sampah yang dihasilkan selama periode mudik bisa mencapai sekitar 71.960 ton.
Anggota DPR RI Arif Riyanto Uopdana mendorong pembangunan TPS 3R dan TPA modern di Pegunungan Bintang demi atasi masalah sampah di Oksibi
Pemda mengakui adanya kendala pengangkutan akibat daya tampung TPA yang sudah tidak memadai.
ANGGOTA DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth minta agar ada evaluasi yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI setelah Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang kongsor.
Musibah ini merupakan peringatan keras bagi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk segera menghentikan metode open dumping yang masih dipraktikkan di TPST Bantar Gebang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved