Rabu 23 November 2022, 11:02 WIB

Soal Debu Batu Bara, DLH Periksa 4 Cerobong Boiler Industri di KBN Marunda

Mohamad Farhan Zhuhri | Megapolitan
Soal Debu Batu Bara, DLH Periksa 4 Cerobong Boiler Industri di KBN Marunda

ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Ilustrasi: Warga Marunda melakukan demonstrasi karena wilayahnya tercemar debu batu bara

 

DINAS Lingkungan Hidup DKI Jakarta menanggapi persoalan debu batu bara yang kembali mencemari Rusunawa Marunda, salah satunya dengan mengukur cerobong boiler pada empat industri atau perusahaan di Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Marunda, Jakarta Utara.

"Kami ukur cerobong-cerobong industri di sekitar Marunda," kata Kepala Seksi Humas Dinas LH DKI Yogi Ikhwan saat dikonfirmasi, Selasa (22/11).

Saat ditanya empat nama perusahaan terkait, Yogi masih enggan memberitahu.

"Namanya dirahasiakan dulu," ucapnya.

Ia menduga, cerobong-cerobong industri pada empat perusahaan itulah yang mencemari warga Rusunawa Marunda. Sebab, keempat perusahaan itu masih menggunakan energi batu bara.

"Iya (tenaganya masih pakai batu bara). Kami ukur cerobongnya. Ini yang pakai boiler batu bara. Jangan-jangan dari situ kan," tuturnya.

Baca juga: Warga Marunda Kembali Keluhkan Debu Batu Bara

Sebelumnya, Ketua Forum Masyarakat Rusunawa Marunda (FMRM) Didi Suwandi melaporkan debu batu bara kembali mencemari Rusunawa Marunda pada Senin (21/11).

"Berdasarkan laporan masyarakat dan teman-teman FMRM di lapangan, memang hari ini ditemukan debu batu bara agak berbeda, sedikit licin yang kemungkinan ditengarai bisa jadi bukan hanya dari penumpukan saja," kata Didi dalam keterangannya, Senin (21/11).

"Bisa saja dari yang lain, kemungkinan dari cerobong di wilayah KBN," imbuh Didi.

Warga Rusunawa Marunda, lanjut Didi, sangat kecewa dengan Dinas LH DKI dan Suku Dinas LH Jakarta Utara yang sangat lambat melakukan tindakan pencegahan.

"Kami lihat belum ada progres signifikan usai dicabutnya izin lingkungan PT KCN bahkan kecenderungan debit debu batu bara yang kerap ada, mirip sebelum terjadi penutupan PT KCN," tukasnya.(OL-5)

Baca Juga

ANTARA/Aditya Pradana Putra

Tiang Pantograf Roboh Timpa KRL hingga Anjlok di Kampung Bandan

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Sabtu 26 November 2022, 20:10 WIB
Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya Sabtu (26/11) siang hingga sore ini membuat sebuah tiang pantograf roboh menimpa...
DOK.MI

Belasan Kontrakan Luluh Lantak Dihantam Puting Beliung di Jelambar

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Sabtu 26 November 2022, 19:55 WIB
Hingga kini, tercatat 26 kepala keluarga (KK) atau 68 jiwa yang kehilangan tempat tinggal akibat kejadian...
MI/RAMDANI

Jakarta Kembangkan Potensi Ekonomi Kreatif Digital

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Sabtu 26 November 2022, 19:22 WIB
Andhika mengungkapkan, telah menyiapkan rancangan besar grand desain pengembangan ekonomi kreatif di...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya