Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Isnawa Adji menyebutkan, hari ini, Rabu (12/10), hingga pukul 06.00 WIB, terdapat 50 RT di Jakarta yang terendam banjir.
Banjir disebabkan oleh hujan dengan intensitas lebat yang mengguyur sebagian besar wilayah Ibu Kota kemarin, Selasa (11/10).
Hujan juga terjadi di wilayah Bogor yang menyebabkan kenaikan status siaga Bendung Katulampa Siaga 3 (Waspada), Pos Pantau Depok menjadi Siaga 2 (Siaga), dan Pos Pesanggrahan Siaga 3 (Waspada).
Baca juga: Anies: Jangan Bandingkan Banjir Jakarta Surut Enam Jam dengan Kota Lain
"BPBD mencatat genangan yang sebelumnya terjadi di 38 RT, saat ini menjadi 50 RT," kata Isnawa, Rabu (12/10).
Adapun data wilayah yang terdampak sebagai berikut:
Kelurahan Pejaten Timur
Kelurahan Rawajati
Kelurahan Tanjung Barat
Kelurahan Kebon Baru
Kelurahan Cawang
Kelurahan Balekambang
Kelurahan Bidara Cina
Kelurahan Kampung Melayu
BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah, dan mengoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan bersama dengan para lurah dan camat setempat. Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat. (OL-1)
DKI Jakarta memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir seiring meningkatnya risiko cuaca ekstrem dan memastikan pompa pengendali banjir siaga
Hujan dengan intensitas cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir di daerah itu mengakibatkan banjir dan merendam ratusan rumah.
Demi keamanan, warga kini bekerja dengan perlengkapan pelindung dan memastikan aliran energi tetap padam hingga kondisi benar-benar kering.
Faktor ekonomi menjadi pertimbangan utama bagi para penyintas. Harga yang sangat terjangkau membuat kios ini menjadi primadona bagi warga yang sedang merintis kembali hidupnya.
Pelayanan yang diberikan harus sesuai dengan harapan publik.
WARGA Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, masih dihantui banjir hingga Maret 2026, sejak banjir besar yang terjadi pada 25 November 2025 lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved