Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
POLDA Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk tidak panik menyusul adanya pesan berantai di aplikasi WhatsApp yang menyebutkan adanya gangster yang akan menyerang warga.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan menyebut pihaknya terus menjaga kondusivitas di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Ia mengatakan kepolisian akan terus patroli mulai jam 21:00 WIB hingga pagi hari untuk menjaga keamanan.
"Yang di-upload tentang gangster itu masyarakat jangan takut, jangan panik, karena setiap saat polisi itu akan senantiasa menjaga keamanan masyarakat di kawasan Ibu Kota," kata Zulpan di Jakarta, Selasa (4/10).
Ia mengatakan Kapolda Metro Jaya Irjen M Fadil Imran telah membahas mengenai adanya tawuran dan ancaman ketertiban umum bersama dengan jajaran polres. Berdasarkan laporan dari Polres jajaran sejauh ini belum ada penyerangan yang dilakukan gangster seperti kabar yang beredar di WhatsApp tersebut.
"Mereka (Kapolres) sudah merespon itu tidak ada, tapi kita tetap menerima informasi itu, kita dalami, tidak ada itu kejadian sampai tadi malam aman," ungkapnya.
Baca juga: Pelaku Penyerangan Terhadap Warga di Jaktim Beli Senpi di Marketplace
Sebelumnya, beredar pesan berantai mengenai kelompok gangster yang akan keliling mencari korban. Para gangster disebut akan mencari korban di sejumlah ruas jalan daerah Jadetabek.
"Mohon agar hati-hati untuk besok malam mulai pukul 00.00 WIB sampai dengan subuh agar hindari jalan yang kami infokan mulai sari samping pintu keluar Tol Jatiwaringin, Jalan Raya Pasar Minggu arah Depok, Jalan Raya Sawangan, Jalan Raya Bogor Matraman Raya dan BSD Serpong. Info akan ada penyerangan balasan dari kejadian kemarin malam dari geng motor ke warga dan ormas," bunyi isi pesan itu.
Isi pesan itu juga memuat kabar para gangster berkeliling bukan untuk melakukan tawuran, tetapi, mereka tengah melatih anggota baru. Calon anggota baru diminta untuk menyerang warga yang melintas di jalan raya.
"Info dari teman kepolisian bahwa yang banyak merajalela bukan hanya begal, sekarang ini ada gangster-gangster motor sedang rekrut anggota baru dan salah satu persyaratan masuk gangster tersebut adalah dengan membacok acak siapapun yang mereka temui di jalan," tulis pesan itu.(OL-5)
Warga Gambir, Jakarta Pusat digegerkan penemuan mayat bayi laki-laki di selokan Jalan Batu Tulis. Polisi memastikan tidak ada tanda kekerasan dan jasad dibawa ke RSCM.
Polres Metro Jakarta Selatan meningkatkan patroli jalan kaki dan mobile di kawasan Blok M untuk mencegah pencopetan setelah insiden copet viral di media sosial.
SEORANG pria diduga memanggul mayat di RT 012 RW 06 Krendang, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Ia terekam oleh kamera pengawas CCTV. Kepolisian langsung melakukan penyelidikan
Komika Pandji Pragiwaksono dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penistaan agama terkait materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Lahir di Merauke pada 24 Januari 1972, karier Brigjen Pol Yulius Audie Latuheru didominasi oleh bidang reserse.
kasus yang menimpa Hogi Minaya di Sleman, Yogyakarta serta arogansi terhadap penjual es gabus menunjukkan polisi tidak lagi menghayati perannya sebagai pelayan masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved