Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBUAH koper warna biru ditemukan tergeletak di depan Polda Metro Jaya. Koper yang sempat membuat heboh karena tidak diketahui pemiliknya akhirnya terjawab. Diketahui, pemilik koper itu adalah anggota Brimob atas nama Bripka Purwanto Den C.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan menjelaskan Bripka Purwanto awalnya naik taksi online dari bandara menuju Polda Metro Jaya. Setiba di depan Polda Metro, koper itu lupa dibawa oleh Bripka Purwanto dan langsung masuk untuk mengikuti apel di Lapangan Presisi Polda Metro Jaya.
"Setelah diperiksa ada identitas Purwanto Den C. Dipanggil atas nama tersebut di lapangan lantas ternyata milik Bripka Purwanto, pasukan amole yang baru pulang dari Papua," tutur Zulpan, melalui keterangannya, Selasa (27/9).
Baca juga: Ketua DPRD DKI Sebut Kalijodo sudah Seperti Dulu Lagi
Zulpan mengatakan koper itu berisi pakaian dan perlengkapan dari Bripka Purwanto selama masa penugasan.
"Ya itu isinya pakaian dan perlengkapan pribadi anggota tersebut," ucap Zulpan.
Sebelumnya, polisi menerjunkan tim penjinak bom (Jibom) untuk mengecek temuan koper mencurigakan di depan Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan pada Selasa (27/9).
Berdasarkan pantauan Media Indonesia, tampak polisi mengenakan rompi pengaman mengamankan koper berkelir biru tersebut. Tampak sejumlah warga yang berada di trotoar depan markas Polda Metro Jaya melihat koper mencurigakan tersebut.(OL-4)
Polisi mengungkap pelaku penganiayaan terhadap pegawai SPBU di kawasan Cipinang, Jakarta Timur, yang videonya viral di media sosial
Polda Metro Jaya belum menetapkan tersangka kasus kecelakaan TransJakarta di Swadarma. Gubernur Pramono Anung sebut faktor human error dan jam kerja sopir.
Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Timur tengah mendalami kasus penganiayaan yang melibatkan tiga pegawai SPBU 3413901 di Cipinang, Pulogadung, Jakarta Timur.
Bidpropam Polda Metro Jaya turun tangan selidiki dugaan penganiayaan tiga petugas SPBU di Cipinang. Pelaku diduga oknum yang catut nama Jenderal saat paksa isi BBM subsidi.
Kasus penganiayaan petugas SPBU Cipinang menambah daftar panjang arogansi oknum aparat. Pelaku sempat ancam bunuh dan catut nama Kapolda.
Terungkap! Polisi sebut sopir tertidur jadi penyebab tabrakan 'adu banteng' dua bus Transjakarta di Koridor 13 Swadarma. Simak kronologi, jumlah korban terbaru, dan kondisi terkini di sini
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved