Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Anies Baswedan mengatakan mengenai Raperda (Rancangan Peraturan Daerah) yang sedang di bahas dengan anggota DPRD DKI Jakarta, bahwa Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Jakarta tidak hanya bertambah tetapi juga diperhatikan mengenai penyebarannya.
Hal ini terkait dengan pencabutan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2014 tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Peraturan Zonasi yang sedang dilakukan oleh DPRD DKI Jakarta dalam Rapat Paripurna pada Senin (1/8).
Baca juga: 2.000 Toko Sembako di Kota Depok Tutup Selama Pandemi Covid-19
Anies menjelaskan, perihal RTH dalam Raperda sendiri tidak hanya akan diperbanyak, akan tetapi juga diperhatikan jarak persebaran antar RTH tersebut.
"Penyebarannya jadi penting. kalo kita ingin sebuah kota terasa sebagai ekosistem yg sehat maka bukan cuma luasannya, tapi jarak antar kawasan hijau," papar Anies saat menjumpai awak media (1/8).
"Sebagai contoh kalo kita ingin burung-burung itu bisa tinggal di kota ini, maka jarak antar taman adalah sama dengan jarak terbangnya burung. Burung itu enggak bisa terbang terlalu jauh. Jadi kalo bukan hanya prosentase RTH tapi jarak antar RTH kawasan-kawasan yang dibutuhkan RTH cukup," imbuhnya.
Anie menganggap bahwa RTH merupakan kebutuhan bagi seluruh ekosistem kota. Untuk kedepannya nanti, khusunya bagi warga Jakarta, tidak perlu pergi jauh hanya untuk menikmati sebuah taman.
"Masyarakat juga ingin ruang-ruang terbuka hijau, ruang terbuka biru, itu tempatnya tidak terlalu jauh. Mereka bisa datangi dengan jalan kaki, bersepeda, bila sebarannya cukup," pungkas Anies.
Anies berharap bahwa nantinya RTDR (Rencana Detail Tata Ruang) dan Peraturan Zonasi yang baru akan bisa memenuhi hal tersebut sampai pada pembangunan RTH di Jakarta nanti. (OL-6)
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
Bapenda telah menelusuri faktor penyebab anjloknya penerimaan BPHTB.
BMKG mengimbau kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat dan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah hingga akhir Januari 2026.
, pembukaan rute-rute baru tersebut menjadi langkah lanjutan untuk mengoptimalkan konektivitas transportasi publik yang saat ini telah mencapai 92%.
Efektivitas OMC telah teruji pada saat puncak hujan akhir pekan lalu.
Pendekatan represif dan pengamanan tidak lagi memadai mulai menjadi arus utama dalam kebijakan daerah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved