Selasa 19 April 2022, 12:05 WIB

Harga Tiket Bus Mudik Lebaran di Terminal Jatijajar Kota Depok Naik Hingga 70 Persen

Kisar Rajagukguk | Megapolitan
Harga Tiket Bus Mudik Lebaran di Terminal Jatijajar Kota Depok Naik Hingga 70 Persen

dok.ant
Suasana loket penjualan tiket bus di Terminal Jatijajar, Depok, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

 

MENDEKATI perayaan Idul Fitri 1443 H/2022 M harga tiket bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) di Terminal Tipe A Jatijajar, Kota Depok meroket.

Terpantau pada loket pemberangkatan harga tiket bus PO Epa Star Trans Sumatera kelas eksekutif tujuan Padang dibanderol Rp750.000 dari harga normal sebesar Rp500.000.

Sedangkan tarif tujuan Palembang untuk bus yang sama dibanderol seharga Rp450.000 dari harga biasa Rp300.000.

Agen bus PO Epa Star Trans Sumatera, yang mengaku bernama Neneng Ardilah mengungkapkan, perusahaan bus termasuk agen hanya bisa meraup laba pada hari raya Lebaran.

"Ia dong, wajar meraup laba besar, kami kan manusia juga yang ingin hidup enak. Jadi, sangat wajar bila harga tiket melambung tinggi. Lagi pula, Lebaran kan cuma setahun sekali," kilahnya sambil berlalu.

Ia juga mengaku, penumpang bus tidak mempersoalkan harga tiket mahal. "Penumpang tak ada yang komplen meski harga tiket melambung tinggi mencapai Rp50-70 persen. Bagi mereka hanya satu, ingin cepat sampai ke tujuan untuk berkumpul bersama sanak saudara merayakan hari keagamaan Idul Fitri," kilahnya.

Bornio, petugas agen bus yang sama mengatakan, kenaikan tarif Lebaran sudah ditentukan sebelum Lebaran oleh perusahaan bus dan asosiasi.

"Kami hanya melayani pesanan tiket saja. Memang kami akui bahwa terjadi kenaikan harga tiket ke Sumatera, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur di Terminal Tipe A Jatijajar, ini masih 70 persen. Nanti pada H-3 harga tiket bisa sampai 100 persen lebih," katanya.

Komentar serupa disampaikan agen bus PO Berlian Jaya, Nurdin. Ia mengatakan, pemerintah yang mengawasi soal ini saja tidak komplen. Wartawan saja yang masalah dengan harga tiket tinggi.

"Kenaikan harga tiket ini diketahui Dinas Perhubungan Kota Depok, BPTJ Kementerian Perhubungan kok. Pemerintah tidak protes, biasa-biasa saja kali," ungkapnya.

Menanggapi hal ini, Kepala Tata Usaha Terminal Tipe A Jatijajar Dudi Marsudi, mengakui harga tiket bus tujuan Sumatera, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur mendekati Lebaran ini mengalami kenaikan. Tapi, ia mengatakan, yang menentukan tarif bus pengelola PO bus dan Organda. "Kita tidak mencampuri penentuan tarif bus," pungkas Dudi (OL-13)

Baca Juga: Kisruh Tukar Guling Masjid Al Huriyyah Terkuak, PKS Cari Solusi Terbaik

Baca Juga

MI/Meilani Teniwut

Dubes Australia Resmikan Pojok Baja di Perpustaan Jakarta

👤Meilani Teniwut 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 04:15 WIB
“Saya bangga Pojok Baca Australia menjadi proyek pertama di bawah program ‘International Book Corner’ Perpustakaan...
dok. Pribadi

Warga Gunung Sahari Selatan Kemayoran Resah Terancam Kehilangan Tempat Tinggal

👤Rahmatul Fajri 🕔Senin 15 Agustus 2022, 21:48 WIB
“Ini sudah 4 hari kami tidak bisa tidur, karena benar-benar takut eksekusi dilakukan tiba-tiba,” ujar...
Antara/Hafidz Mubarak A

Disdik DKI Jakarta Jamin Keberagamaan Di Lingkungan Sekolah 

👤Mohamad Farhan Zhuhri 🕔Senin 15 Agustus 2022, 21:36 WIB
Kepala Sudindik Wilayah I Jakarta Utara, Sri Rahayu Asih Subekti mengatakan, pihaknya rutin melakukan pengawasan terhadap kegiatan di...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya