Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
WAGRA Kota Bekasi antusias mengikuti kegiatan vaksinasi booster di alun-alun M Hasibuan dan Masjid Agung Al Barkah yang kawasannya saling berdampingan. Warga bergegas menjalani vaksin ketiga lantaran untuk memenuhi syarat melaksanakan mudik lebaran.
"Antreannya cukup panjang. Jadi kalau mau booster malam, datang mendaftarnya harus pada sore hari sebab malamnya pendaftaran biasanya sudah tutup. Saya tahu karena kemarin malam daftar udah tutup jadinya daftar hari ini lagi," kata Iin, warga Joyomartono, Kota Bekasi, Minggu (17/4).
Baca juga : Polisi Bantah Tendang Kemaluan Emak-emak Saat Demo 11 April
Adi petugas vaksinasi Alun-Alun M Hasibuan mengatakan sejak dibuka pada awal Ramadan dan hingga saat ini antuasias masyarakat Kota Bekasi untuk vaksin kian meningkat. Terutama untuk ikut vaksinasi booster atau vaksin ketiga.
"Vaksin yang disediakan di sini ada Sinovac, Astra Zeneca, Pfizer, dan Moderna. Langsung aja mendaftar dengan menunjukkan KTP," ujarnya.
Berbeda dengan situasi alun-alun yang cukup padat, vaksinasi booster di halaman Masjid Agung Al Barkah cukup tenang. Seusai tarawih, masyarakat antri dengan tertib dari meja pendaftaran, lalu pengukuran tensi, hingga ke meja vaksinasi.
"Lebih cepat di Masjid Al Barkah dengan vaksin tersedia Astra Zeneca. Setelah mendaftar langsung divaksin dan selesai," ungkap Inaya, warga Bekasi.
Sementara pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan sebanyak 1.000 dosis vaksin yang disiapkan dalam kegiatan vaksinasi di alun-alun M Hasibuan. Selain itu, pihaknya bersama Polrestro Bekasi Kota juga memfasilitasi sebanyak 200 titik gerai vaksin pada sejumlah wilayah.
"Dari sekian orang yang saya tanya hampir semua jawabannya sama, vaksin untuk bisa mudik ke kampung halaman. Mudik lebaran tahun ini memang diperbolehkan dengan catatan sudah melakukan vaksinasi dosis tiga. Saya juga mengimbau agar masyarakat selalu menjaga kesehatan, keselamatan, dan tetap mematuhi protokol kesehatan dimana pun kita berada," pungkas Tri. (OL-6)
POLDA Metro Jaya mengungkapkan bayi yang ditemukan di sebuah apartemen Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Senin (9/2), dinyatakan meninggal dunia.
WALI Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono meninjau langsung lokasi banjir yang merendam permukiman warga di Gang Mawar, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Jumat (30/16).
Banjir kembali merendam Kota Bekasi akibat hujan deras dan luapan Kali Bekasi. BPBD mencatat 15 titik genangan di 7 kecamatan dengan air hingga 150 cm.
Sekolah Lansia KUN dihadirkan sebagai wadah pembelajaran bagi para lanjut usia agar tetap memiliki ruang untuk berkembang, beraktivitas, dan berperan aktif di tengah masyarakat
Sejumlah warga yang merupakan penghuni belasan rumah itu sempat terlibat bentrok dengan puluhan petugas gabungan yang dikerahkan.
Meski demikian, masyarakat tetap diperbolehkan merayakan malam tahun baru, tetapi dianjurkan tidak melakukannya secara berlebihan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved