Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
ORGANDA DKI Jakarta menyambut positif kebijakan pemerintah pusat yang memperbolehkan masyarakat mudik tahun ini. Ketua Organda DKI Jakarta Safruhan Sinungan mengatakan, sebagaimana diketahui mudik telah dilarang selama pandemi covid-19 yang membuat perekonomian perusahaan otobus (PO) mati suri.
Ia pun berharap kebijakan ini dapat menggairahkan kembali perekonomian terutama lapangan kerja bagi para karyawan PO.
Baca juga: Sarana Jaya dan MUI DKI Jakarta Beri Santunan untuk Anak Yatim
"Tentu dengan dibukanya kembali program mudik yang diumumkan oleh presiden dan ada surat edaran satgas covid, tentu ini disambut gembira oleh kita operator. Karena kan kita selama dua tahun lebih ini kita terpuruk," kata Safruhan saat dihubungi, Selasa (12/4).
Pihaknya pun segera berkoordinasi dengan ratusan PO yang ada di Jabodetabek guna mempersiapkan unit bus dengan sebaik-baiknya guna melayani masyarakat yang hendak mudik ke kampung halaman tahun ini.
"Kemudian dari sisi armada, bus-bus sudah kita persiapkan. Artinya, Kalau kita persiapkan armada itu, kita siap berpesta. Selain pengecekan mesin bus, kita juga mengecek kesehatan sopir dan awak bus. Supaya siap-siap pesta. Mudik sehat. Fisik kendaraan sehat, fisik awak angkutan sehat," ujarnya.
Sekitar 8 ribu unit bus dari PO di Jabodetabek siap mengantar pemudik. Safruhan menjelaskan, setiap bus memiliki kapasitas berbeda.
"Kalau ekonomi ada yang 40 orang, ada yang 45 orang. Kalau eksekutif bisa 20 orang sampai 35 orang," paparnya.
Ia pun meminta kerja sama berbagai pihak termasuk dari PO serta Dinas Perhubungan serta Kepolisian untuk saling mengawasi agar mudik tahun ini minim dari insiden kecelakaan.
"Kita juga sudah meminta kepada rekan-rekan pengusaha supaya benar-benar melakukan pemeriksaan ramp check itu. Kita sudah sosialisasikan," tuturnya. (OL-6)
Memfasilitasi perjalanan pulang kampung tanpa biaya transportasi yang tinggi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menggelar program Mudik Gratis Pemprov DKI 2026.
Kebiasaan melepas aki yang dulunya dianggap ampuh mencegah aki soak atau korsleting, justru berisiko menimbulkan masalah baru pada mobil modern.
Jika sebelumnya banyak masyarakat yang baru memesan tiket satu minggu sebelum keberangkatan, tahun ini tren pemesanan justru melonjak sejak dini.
Salah satu risiko yang paling sering diabaikan saat meninggalkan kendaraan untuk mudik adalah penurunan daya aki atau aki soak.
Warga KTP non-DKI bisa ikut Mudik Gratis DKI Jakarta 2026! Simak syarat pendaftaran, jadwal kluster tujuan, dan lokasi keberangkatan di sini. Kuota bus bertambah!
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memutuskan untuk membuka kesempatan bagi masyarakat di luar Jakarta untuk mengikuti program Mudik Gratis 2026
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved