Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM upaya pencegahan penyebaran wabah Covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melakukan tracking melalui swab antigen dan PCR di Stasiun Bekasi.
Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono turut monitoring secara langsung kegiatan tersebut. Tri mengatakan, kegiatan itu dilakukan untuk memastikan pengguna jasa kereta dan commuterline dalam keadaan baik dan tidak terjangkit Covid-19.
SBaca juga: Bacok Karyawan RS Carolus, Pelaku Sakit Hati karena Dipecat
"Pasalnya banyak warga Bekasi yang bekerja di Jakarta menggunakan moda transportasi commuterline. Maka dari itu, sebagai upaya pencegahan, Pemerintah Kota Bekasi melakukan Tracking, Tracing, dan Treatment kepada para pengguna jasa commuterline untuk memastikan mereka dalam keadaan baik-baik saja," kata Tri, Rabu (2/2).
Dijelaskannya, jika ada calon penumpang yang reaktif Covid-19, maka Dinas Kesehatan melakukan tindakan rujukan tes swab PCR di RSUD atau di puskesmas terdekat dengan domisili yang bersangkutan. Selanjutnya, akan dilakukan penentuan tindakan apakah pasien tersebut akan melakukan perawatan di RSUD Kota Bekasi atau cukup dengan isolasi mandiri.
“Apabila diketahui statusnya reaktif Covid-19 maka kita bawa ke rumah sakit rujukan untuk tes swab PCR, apabila positif kita akan tentukan tingkat keparahannya, apakah harus dirawat di RSUD apakah cukup dengan isolasi mandiri," ungkap Tri.
Ia menambahkan, dalam kegiatan itu Dinas Kesehatan Kota Bekasi menyiapkan 200 paket swab antigen pada kegiatan tersebut. Tri memastikan tracking tersebut berjalan dengan lancar. Pengetatan protokol kesehatan (Prokes) pun dilakukan kepada setiap pengguna jasa angkutan kereta dan commuterline di Stasiun Bekasi. Para petugas melakukan pengecekan suhu, pemeriksaan sertifikat vaksin dosis 1, 2, dan booster, dan pemeriksaan swab antigen.
Dalam kegiatan itu, Pemkot Bekasi menerjunkan 2 mobil combat PCR Covid-19 dan 7 petugas. Tes tersebut untuk mendeteksi penumpang yang terinfeksi Covid-19. Sebelum tes swab, pengguna commuterline diminta untuk memberikan data. Lalu para petugas langsung melakukan tes antigen. Jika ditemukan reaktif, peserta tersebut langsung diarahkan untuk melakukan tes swab PCR. Peserta tes antigen akan diizinkan berangkat ke Jakarta apabila hasil tesnya non reaktif.(OL-6)
PEMERINTAH Kabupaten Bekasi meminta otoritas terkait memperpanjang durasi penerapan teknologi modifikasi cuaca hingga potensi hujan ekstrem bisa lebih rendah.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mendatangi langsung permukiman terdampak banjir di Desa Srimukti, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Senin (19/1).
Wali Kota menyampaikan, pembukaan jalan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam menyediakan infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.
Masyarakat diimbau waspada, terutama di wilayah Bogor yang diprediksi akan mengalami hujan lebat disertai potensi bencana hidrometeorologi.
MBG menjadi salah satu strategi efektif dalam menekan kemiskinan secara tidak langsung.
Dalam proses penyelidikan, polisi menemukan indikasi kuat adanya tindak pidana kekerasan pada tubuh korban.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved