Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG pemuda berinisial AO, membacok Bima, 36, yang merupakan karyawan di divisi Human Resources Development (HRD) Rumah Sakit St. Carolus. Kapolsek Senen Kompol Ari Susanto mengatakan pelaku nekat membacok korban, karena sakit hati setelah dipecat dari pekerjaannya sebagai cleaning service.
"Pengakuan pelaku bekerja di tempat tersebut sudah 10 tahun sebagai cleaning service. Pelaku merasa sakit hati terhadap korban," kata Ari, di Jakarta, Rabu (2/2).
Baca juga: Omikron Naik, Street Race di Bekasi dan Tangerang Ditunda
Ari mengatakan saat kejadian pembacokan terhadap Bima di depan RS St. Carolus, AO bersama RI yang membawa sepeda motor untuk kabur. Ia mengatakan diketahui RI juga merupakan mantan pegawai yang dipecat oleh Bima.
"Pengakuan dari pelaku inisial RI yang pembawa motor, dulu RI juga pernah kerja kepada korban tapi dikeluarkan juga. Kedua pelaku mantan pegawai, rekanan di RS St Carolus. Jadi motif karena sakit hati dan jengkel kepada korban," ujar Bima.
Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 351 KUHP terkait penganiayaan berat dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.
Sebelumnya, seorang pengendara sepeda motor dibacok dengan celurit oleh seseorang di depan Rumah Sakit Carolus, Senen, Jakarta Pusat. Kejadian tersebut terekam kamera pengawas atau CCTV dan viral di media sosial.
Dalam video tersebut tampak pelaku memakai helm tengah membacok korban dengan celurit. Setelah melayangkan celuritnya, pelaku lalu kabur bersama rekannya menggunakan sepeda motor.
Ari menjelaskan korban yang diketahui bernama Bima (36) saat itu keluar dari RS Carolus. Kemudian, pelaku datang menghampiri dan langsung membacok Bima. Ari mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (29/1) sekitar 22.30 WIB.
"Korban baru keluar dari RS Carolus, pas pintu keluar dicegah pelaku kemudian dibacok pake celurit," kata Ari saat dikonfirmasi, Senin (31/1).
Ari mengatakan akibat penyerangan tersebut, korban mengalami luka di bagian pinggang sebelah kiri dan kaki karena terjatuh. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit. Setelah mendapatkan perawatan, korban kemudian pulang ke rumahnya. (OL-6)
Kemudian apabila koordinator demo tidak melaporkan rencana demonstrasi dan tidak terjadi apa-apa atau keonaran maka dirinya tetap tidak akan dipidana.
Ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta bukan sekadar peristiwa kriminal biasa, melainkan merupakan simbol dari luka sosial yang lama terpendam di dunia pendidikan.
Projo menyatakan dukungan terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto, menuai sorotan pengamat politik Hendri Satrio.
Said mengaku tidak setuju dengan anggapan partai sebagai tempat berlindung dari jeratan pidana. Ia mengatakan partai merupakan tempat untuk bertukar pikiran demi kemajuan bangsa.
Anak akan mengalami kesulitan dalam meregulasi emosi dan merasa putus asa karena dari stigma negatif dari lingkungannya.
Anak yang kurang mendapat nilai dari keluarga juga memengaruhi mereka dalam meregulasi emosinya saat menghadapi keinginan yang belum terpenuhi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved