Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI menyatakan terus memburu pelaku pengeroyokan yang menewaskan seorang pria lanjut usia (lansia), lantaran dituduh maling di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Ahsanul Mufaqqi menuturkan saat ini pihaknya tengah mengejar para pelaku pengeroyokan. "Semoga secepatnya bisa terungkap pelakunya," ujar Ahsanul, Senin (24/1).
Ahsanul membeberkan penyidik sudah memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan barang bukti terkait kasus yang menyebabkan HM pria berusia 80 tahun meninggal.
"Baru kami lidik, baru kami cari pelaku pengeroyokan," ungkapnya.
Sebelumnya, seorang pengemudi mobil berinisial HM (80), meregang nyawa setelah dihakimi massa di Jalan Pulo Kambing, kawasan Pulogadung, Jakarta Timur, Minggu (23/1) dini hari.
Warga menghajar pengemudi tersebut, lantaran dikabarkan mencuri sebuah mobil di wilayah Tebet, Jakarta Selatan.
Massa yang mengetahui adanya pencurian tersebut langsung mengejar pelaku hingga tertangkap di kawasan Pulogadung.
Tanpa tanya apapun, massa langsung menghakimi HM hingga tewas.Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Ahsanul Muqaffi menyatakan ada salah paham soal peristiwa tersebut.
Setelah diusut, pengemudi yang tewas dihakimin massa ternyata bukan pencuri mobil.
"Bukan pencurian, jadi informasi dari Tebet atau Pulogadung dia bawa mobil ngebut diteriaki maling hingga dikejar," ujar Ahsanul saat dikonfirmasi, Minggu (23/1).
Pengemudi yang ketakukan dan panik justru mengebut, lanjut Ahsanul, membuat massa meneriakinya maling.
"Ternyata saat diteriaki jadi timbul massa. Saat kami cek identitasnya, pengemudi tersebut lengkap identitasnya. Enggak ada pencurian, itu salah," ujarnya.
Atas salah paham itu, Ahsanul menyebut pengemudi meninggal dunia karena dikira maling dan dipukuli massa. (OL-13)
Baca Juga: Salah Paham Dikira Curi Mobil Dihakimi Warga Hingga Tewas
Penyelidikan mendalam mengungkap bahwa tindakan pengeroyokan tersebut dipicu oleh solidaritas sempit antarsesama anggota.
Pelanggaran ini masuk kategori berat karena adanya unsur kesengajaan dan dampak hukum yang ditimbulkan.
Penanganan kasus premanisme dan penataan UMKM akan dilakukan secara seimbang.
Ketegasan sikap kepolisian dalam kasus ini dapat memberikan efek jera terhadap seluruh anggota agar tidak lagi melakukan kekerasan maupun tindakan main hakim sendiri.
ENAM anggota satuan layanan markas (Yanma) Polri resmi ditetapkan sebagai tersangka pengeroyokan mata elang atau penagih utang di Kalibata. Mereka menjalani sidang etik Rabu depan
Dia menegaskan para pelaku yang diburu itu hanya memakai tangan kosong saat melawan, bukan memakai senjata tajam ataupun pistol.
Seorang warga yang terdampak banjir di Desa Karangligar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan hilang oleh pihak keluarga.
Pendaki asal Magelang Syafiq Ridhan Ali Razan (18) yang dilaporkan hilang sejak 17 hari lalu saat mendaki Gunung Slamet akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Dia kehilangan nyawa di Arab Saudi setelah terjatuh dari lantai dua sebuah gedung tempatnya bekerja pada 18 Desember 2025.
Satu orang tewas dan lima lainnya luka-luka dalam kecelakaan di Tol Batang–Semarang. Polisi mendalami dugaan gangguan kemudi pada truk trailer bermuatan besi.
"Ada satu meninggal dunia ketika dalam perawatan di RSUD Kalisari Batang yakni kernet bus bernama Sucipto (47), warga Ngromo RT 02 RW 08, Rejosari, Bancak, Kabupaten Semarang,"
Lima santriwati yang hanyut sudah ditemukan semuanya dalam kondisi meninggal dunia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved