Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
POLDA Metro Jaya bakal berlakukan crowd free night (CFN) pada 11 ruas jalan di DKI Jakarta saat malam tahun baru 2022.
Sebanyak 11 ruas jalan Jakarta ditutup karena berpotensi menjadi pusat keramaian.
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo membeberkan, CFN akan diberlakukan untuk membatasi mobilitas warga pada malam pergantian tahun 2021 ke 2022.
Rencananya, kebijakan crowd free night ini akan diberlakukan pada Jumat (31/12) sejak pukul 22.00 WIB hingga 04.00 WIB.
Kemudian pada 1 januari 2022 sejak pukul 04. 00 WIB hingga 22.00 WIB.
"Adanya CFN karena khawatir akan terjadi kerumunan pada tanggal 1 Januari 2022," ujar Sambodo.
Berikut 11 ruas jalan yang dilakukan penutupan (crowd free night) di DKI Jakarta:
1. Jalan Asia Afrika (Senayan City hingga Hotel Mulia)
2. Jalan Gunawarman -Jalan Senopati dan SCBD
3. Mahakam - Bulungan - Barito 1
4. Thamrin - Sudirman
5. Kota Tua
6. Seputaran Monas (Jalan Merdeka)
7. Kemayoran
8. PIK terutama PIK 2
9. Kemang (dari Prapanca sampai dengan Kemang Selatan)
10. Banjir kanal timur
11. Danau sunter. (OL-12)
PANIT 2 Subdit Resmob Polda Metro Jaya, AKP Fechy J. Ataupah mengungkap fakta baru dalam pelarian FTJ, Warga Negara (WN) Irak yang menjadi tersangka pembunuhan DA, cucu Mpok Nori.
SUBDIT Resmob Polda Metro Jaya mengungkap kronologi lengkap kasus pembunuhan DA, cucu pelawak legendaris almarhumah Mpok Nori, yang dilakukan oleh suami sirinya, FTJ.
Polisi mengungkap motif pembunuhan cucu Mpok Nori di Jakarta Timur. Pelaku, suami siri WNA asal Irak, nekat membunuh karena cemburu.
Polda Metro Jaya mengerahkan 1.810 personel dan menyiapkan rekayasa lalu lintas situasional untuk mengamankan malam takbiran Idul Fitri 1447 H di Jakarta.
Menurut dia, proses penegakan hukum atas kasus ini yang ditangani Polda Metro Jaya merupakan langkah positif.
Kontras mendesak pembentukan TGPF untuk mengusut tuntas serangan sistematis terhadap Andrie Yunus dan membongkar aktor intelektual di balik teror ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved