Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
POLDA Metro Jaya membeberkan bahwa AKP Oky Bekti dan Banit Subnit I Unit I Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota Brigadir Roby Cahyadi aktif mengkonsumsi narkoba.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan menerangkan pihaknya menemukan rekam jejak digital keduanya telah lama konsumsi narkoba.
"Ada rekam jejak digital yang menerangkan bahwa mereka ini aktif menggunakan narkotika jenis sabu," papar Zulpan di Polda Metro Jaya, Rabu, (29/12).
Namun Zulpan, belum bisa membeberkan sudah berapa lama keduanya sudah konsumsi barang haram tersebut.
"Nanti disampaikan karena masih dilakukan pemeriksaan," ujarnya.
'Baca juga : Polda Metro: Hasil Tes Urine Kapolsek Oky Bekti Positif Gunakan Narkoba
Sebelumnya, Polres Tangerang memastikan Kapolsek Sepatan, Tangerang, AKP Oky Bekti ditangkap aparat kepolisian lantaran diduga terjerat penyalahgunaan narkoba.
Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rachim membenarkan penangkapan Kapolsek Sepatan AKP Oki Bekti atas dugaan penyalahgunaan narkoba.
"Iya betul (ditangkap)," tutur Abdul, Rabu (29/12).
Namun, Abdul enggan membeberkan lebih detil terkait penangkapan dan jenis narkoba yang menyeret nama Kapolsek Sepatan itu. (OL-7)
Sebagai hasil akhir, forum diskusi ini merumuskan sejumlah rekomendasi profesional yang akan disampaikan kepada pihak kepolisian terkait.
MANTAN Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro masuk dalam daftar 54 personel Polri yang dimutasi pada Februari 2026. Mutasi tersebut dilakukan di tengah proses pemberhentian tidak hormat
Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menerbitkan status daftar pencarian orang (DPO) terhadap bandar narkoba Erwin Iskandar alias Ko Erwin.
Ketua Divisi Riset dan Dokumentasi Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan Hans Giovanny Yosua mengingatkan agar Polri tidak disalahgunakan.
WAKIL Menteri HAM. Mugiyanto mendukung penggunaan bodycam bagi anggota Polri. Itu bagian dari pegawasan setelah maraknya kekerasan oleh aparat kepolisian.
Peneliti CSIS Nicky Fahrizal menyebut kultur kekerasan di Polri berakar dari kurikulum pendidikan yang masih militeristik. Perlu dekonstruksi total pada SPN dan sistem meritokrasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved