Jumat 19 November 2021, 17:28 WIB

Gegara Tidak Bayar Uang Sewa, Murid PAUD Masih Terusir dari Gedung Sekolah

Pahrul Roji | Megapolitan
Gegara Tidak Bayar Uang Sewa, Murid PAUD Masih Terusir dari Gedung Sekolah

ANTARA FOTO/Ampelsa
Ilustrasi belajar di luar gedung

 

SEJUMLAH murid sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Anyelir di Perumahan Griya Kencana, Pedurenan, Karang Tengah, Tangerang, Banten, hingga hari ini tidak kunjung belajar di dalam gedung sekolah.

Itu lantaran Ketua RW 04 berinsial MAK belum juga membuka segel gedung sekolah. Mereka terpaksa belajar di luar sekolah sejak lima hari lalu karena pengelola PAUD tidak membayar uang 'gedung' sebesar Rp750 ribu.

"Katanya sih (ketua RW) minta biaya. (Pengelola) dimintai biaya per bulan seperti itu, per bulannya Rp750 ribu," kata Ema salah seorang orang tua murid.

Gedung yang ditempati PAUD Anyelir disebut-sebut bagian dari bangunan Posyandu RW 04. Hal itu yang diduga sebagai penyebab Ketua RW berani meminta 'uang gedung' ke pihak pengelola.

Baca juga: Penggerebakan oleh Warga Condet Terkait Perzinahan, Bukan Pemerkosaan

Ema mengaku sangat heran dengan perbuatan MAK. Menurut dia, selama ini tidak pernah ada permintaan uang dari pengurus RW 04. Ia mengaku sudah menyekolahkan tiga anaknya di PAUD tersebut.

"Dari anak pertama saya, sudah kelas 4 SD sekarang. Sewa gedung biar bisa dibuka. Harus sewa. (Ini karena) ganti RW. (Sekarang) RW baru. Yang lama enggak ada (keharusan sewa)," cetusnya.

Pengelola PAUD, Cici, mengatakan permintaan uang sewa itu sebenarnya sudah terjadi sejak Februari 2021. Namun, pihaknya tidak menuruti permintaan tersebut lantaran sekolah masih dilakukan secara daring.

Menurut Cici, sang ketua RW langsung menyegel gedung karena permintaannya tersebut tidak dituruti. Kesulitan baru dialami PAUD Anyelir yang mulai menerapkan sistem pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas pada 15 November 2021.

Ia mengklaim sudah mengikuti semua prosedur hingga PAUD tersebut sejak didirikan pada 2010 hingga akhirnya mendapat izin pada 2013.

"Kami izin dari warga sekitar, RT, RW, Lurah, Camat, Wali Kota Wahidin Halim. Pak Wahidin Halim itu memberikan izin. Kami terus langsung bikin surat semua apa yang dibutuhkan, kami penuhi. Jadi ada pengelola, ada guru, ada murid, dan ada tempat," beber Cici.(OL-4)

Baca Juga

Dok. Jawara Ssandi Uno

Gelar Pelatihan Dimsum di Bekasi, Pelaku UMKM Dan Emak-emak Harapkan Sandiaga Presiden 2024

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 23:05 WIB
Ketua Jawara Sandi Uno, Aini Kartaatmadja mengatakan, Sandiaga sosok yang tepat dalam memberikan solusi kebangkitan ekonomi kepada...
Ilustrasi

Pencuri Bobol Rumah Kosong di Jakbar Siang Hari, Korban Rugi Rp400 Juta

👤Rahmatul Fajri 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 17:30 WIB
Kapolsek Cengkareng Kompol Ardhie Demastyo mengatakan kejadian berawal saat korban bernama Desi bersama suami dan anaknya pergi...
MI/Selamat Saragih

HIPMI BPC Kepulauan Seribu, Semangat Kewirausahaan Untuk Menggali Potensi Baru

👤Selamat Saragih 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 17:22 WIB
KETUA Umum BPD HIPMI DKI Jakarta Raya (HIPMI Jaya) Sona Maesana melantik pengurus Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya