Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI memeriksa lima saksi terkait kasus ledakan di depan rumah orangtua pegiat hak asasi manusia Veronica Koman di Jalan U, Jelambar Baru Gropet, Jakarta Barat, Minggu (7/11).
"Sampai saat ini 5 orang (saksi)," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Joko Dwi Harsono saat dihubungi, Rabu (10/11).
Joko menjelaskan dari lima orang yang diperiksa termasuk pemilik dan pembantu di rumah tersebut. Selain itu, petugas satpam di sekitar lokasi juga diperiksa sebagai saksi.
Baca juga: Kasus Rachel Vennya, Polda Metro Jaya Periksa CEO Erigo
Lebih lanjut, Joko mengatakan pihaknya masih terus menyelidiki ledakan tersebut. Selain mengumpulkan keterangan saksi, pihaknya juga telah membawa barang bukti yang ditemukan di lokasi ke laboratorium forensik.
"Barang bukti sudah dibawa ke labfor untuk diolah," ujarnya.
Sebelumnya, rumah orangtua aktivis Papua Veronica Koman diteror. Sebuah benda meledak di rumah orangtua Veronica di bilangan Jelambar Baru Gropet, Jakarta Barat, Minggu (7/11) lalu.
Polisi menduga ledakan yang terjadi di rumah orangtua pegiat hak asasi manusia Veronica Koman di Jalan Jelambar Baru, Gropet, Jakarta Barat, Minggu (7/11) pagi, berasal dari petasan.
"Sementara dugaan kuat adalah petasan," kata Kapolres Metro Jakarta Barat Komisaris Besar Ady Wibowo yang dikonfirmasi, Senin (8/11).
Ady mengatakan pihaknya masih akan terus menyelidiki lebih lanjut mengenai ledakan tersebut. Ia mengatakan pihaknya telah membawa sejumlah barang bukti dari kediaman orangtua Veronica ke Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor).
Sementara itu, Kepala Bagian Bantuan Operasi Densus 88 Polri Kombes Aswin Siregar mengatakan pihaknya bersama polisi sudah mendatangi lokasi. Ia mengatakan pihaknya belum bisa menyimpulkan bahwa benda yang mengeluarkan suara ledakan itu adalah bom.
"Dari pantauan, jaringan kelompok teror yang kita monitor belum menunjukkan keterkaitan dengan peristiwa ini," tutur Aswin.
Lebih lanjut, Aswin mengatakan barang bukti yang diselidiki berupa pesan tertulis yang menyinggung masalah perbuatan Veronica Koman yang membela kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua.
Diketahui surat yang ditemukan di garasi rumah itu berisi pesan, "Warning!!! If The Police and Aparat dalam Maupun Luar Negeri Tidak Bisa Menangkap Veronika Kuman @Hero Pecundang dan Pengecut, Kami Terpanggil Bumi Hanguskan Dimanapun Bersembunyi. Maupun Gerombolan Pelindungmu".
Ia menduga ledakan tersebut ada kaitannya dengan sikap Veronica mengenai isu di Papua.
"Diperkirakan ini merupakan bentuk ancaman terhadap penghuni rumah terkait tindakan-tindakan Veronica Koman," jelas Aswin. (OL-1)
Ledakan bom bunuh diri di rumah ibadah Syiah Islamabad, Pakistan, menewaskan 31 orang dan melukai 169 lainnya. Operasi penyelamatan berlangsung darurat.
SEBUAH ledakan hebat mengguncang pabrik baja di wilayah utara Tiongkok pada Minggu (18/1), menewaskan sedikitnya dua orang. Insiden tersebut juga menyebabkan puluhan orang terluka.
TIM SAR gabungan dari TNI dan Basarnas kini memusatkan pencarian di kawasan pegunungan kars, Kecamatan Leang-leang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Sebuah ledakan gas meruntuhkan gedung panti jompo Silver Lake di Pennsylvania. Petugas berjibaku menyelamatkan penghuni di tengah kobaran api.
Meski menyebabkan kerusakan signifikan pada plafon dan atap bangunan, dipastikan tidak ada korban jiwa
Bangunan hancur akibat ledakan di Desa Tahunan Baru, Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.
Peneror Zainal Arifin mengaku dari Polresta Yogyakarta dan memintanya segera menghadap dengan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP).
DJ Donny, resmi melaporkan aksi teror yang menimpa dirinya dan keluarga ke Polda Metro Jaya, Rabu (31/12)
BNPT mengungkapkan ada 27 rencana serangan terorisme yang berhasil dicegah dalam tiga tahun terakhir, dengan ratusan pelaku terafiliasi ISIS ditangkap.
Terduga pelaku saat ini sedang menjalani operasi di rumah sakit akibat luka yang dideritanya. Selain itu, ada satu korban turut dioperasi.
Hasan Nasbi dinilai telah mengeluarkan pernyataan dan komunikasi pemerintah yang buruk dan apatis terhadap ancaman kepada media.
Dia menegaskan bahwa program MBG dilandasi oleh niat baik Presiden RI Prabowo Subianto untuk perbaikan gizi anak-anak di tanah air, tak terkecuali anak-anak di Papua.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved