Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Pabrik Baja di Baotou Tiongkok Meledak, Puluhan Orang Terluka

Ferdian Ananda Majni
19/1/2026 14:31
Pabrik Baja di Baotou Tiongkok Meledak, Puluhan Orang Terluka
Pabrik baja di Baotou Tiongkok yang meledak.(Dok. China Daily)

SEBUAH ledakan hebat mengguncang pabrik baja di wilayah utara Tiongkok pada Minggu (18/1), menewaskan sedikitnya dua orang. Insiden ledakan pabrik baja tersebut juga menyebabkan puluhan orang terluka, sementara beberapa lainnya masih dinyatakan hilang.

Kantor berita resmi Xinhua melaporkan ledakan terjadi sekitar pukul 15.00 waktu setempat di pabrik pelat baja Baogang United Steel yang berlokasi di Kota Baotou, Wilayah Otonom Mongolia Dalam.

"Hingga Minggu pukul 17.30, otoritas manajemen darurat dan pemadam kebakaran setempat melaporkan dua korban jiwa dan lima orang hilang," tulis Xinhua.

Menurut laporan tersebut, total 66 orang dilarikan ke sejumlah rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Dari jumlah itu, tiga korban dilaporkan berada dalam kondisi kritis.

Pemerintah setempat menyatakan penyelidikan terkait penyebab ledakan masih berlangsung, sementara proses evakuasi dan pencarian korban terus dilakukan oleh tim penyelamat.

Sejumlah rekaman yang beredar di media sosial memperlihatkan kerusakan parah di lokasi kejadian, termasuk runtuhnya bagian atap pabrik. Asap tebal tampak membumbung dari area industri tersebut, disertai kehadiran sejumlah mobil pemadam kebakaran.

Dalam video lain, terlihat sebuah objek besar terlempar ke udara sesaat setelah ledakan terjadi. Sebuah bongkahan logam silinder berukuran besar, yang diduga berasal dari fasilitas pabrik, tampak tergeletak di antara puing-puing bangunan.

Warga yang tinggal beberapa kilometer dari lokasi melaporkan getaran ledakan terasa hingga ke permukiman mereka. Sejumlah rumah dilaporkan mengalami kerusakan, termasuk pecahnya kaca jendela akibat gelombang kejut.

Insiden kecelakaan industri bukan kali pertama terjadi di Tiongkok. Negara tersebut kerap disorot karena lemahnya penerapan standar keselamatan kerja di sejumlah sektor industri.

Pada Juni tahun lalu, sebuah ledakan di pabrik kembang api di Provinsi Hunan menewaskan sembilan orang dan melukai sedikitnya 26 lainnya.

Sebelumnya, pada 2015, ledakan besar di sebuah gudang penyimpanan bahan kimia mudah terbakar di kota pelabuhan Tianjin menewaskan lebih dari 170 orang dan menyebabkan sekitar 700 orang lainnya mengalami luka-luka. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik