Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
BARESKRIM Polri berhasil mengamankan seorang warga negara (WN) Tiongkok berinisial WJS alias BH alias JN yang diduga menjadi otak koperasi simpan pinjam (KSP).
Diduga WJS jugalah yang menaungi sejumlah aplikasi pinjaman online (pinjol) ilegal.
Penyidik menciduk WJS saat hendak terbang ke Turki guna melarikan diri.
"Indikasinya seperti itu (mau kabur). Tapi faktanya kita tangkap di bandara saat akan pergi ke Turki," tutur Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Helmy Santika, Rabu (10/11).
Baca juga: Rumah Atta Halilintar Disatroni Maling, Polisi Cek TKP
Adanya rencana kabur tersebut membuat Helmy menegaskan WJS bakal diadili di Indonesia.
Pasalnya, WJS merupakan WN asal Tiongkok yang memiliki pekerjaan sebagai konsultan bisnis.
"(WJS) diadili di Indonesia," tegasnya.
Adapun WJS ditangkap di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) saat sedang menunggu pesawat terbang ke Istanbul, Turki.
Tidak hanya WJS, polisi juga mengamankan kedua rekannya.
Namun, belakangan diketahui kedua rekannya itu tidak terlibat dalam dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh WJS.
"Setelah didalami, tidak terkait," pungkas Helmy.
Sebelumnya, Bareskrim Polri menciduk seorang WN Tiongkok yang diduga menjadi otak koperasi simpan pinjam (KSP) yang menaungi pinjol ilegal yang menyebabkan seorang ibu di Wonogiri, Jawa Tengah, gantung diri.
Oknum berinisial WJS aka JN itu merupakan direktur bisnis dan pemilik KSP Inovasi Milik Bersama (IMB).
Selama di Indonesia, WJS diketahui tinggal di sebuah apartemen di kawasan Jakarta Utara.
"Tersangka WJS ditangkap di Bandara Soetta saat akan melakukan penerbangan menuju Turki bersama dua orang rekannya," paparnya. (OL-1)
Ketua YLBHI Muhamad Isnur menyoroti adanya perbedaan data terduga pelaku penyiraman air keras aktivis KontraS, Andrie Yunus yang diungkap oleh kepolisian dan TNI.
Kisah haru Aipda Arno di Manggarai, NTT. Berlutut sambil menangis demi memohon warga binaannya agar tidak bentrok. Simak aksi humanis sang polisi di sini
Menurut Oegroseno, semestinya hal-hal seperti ini tidak terjadi, karena tak diatur oleh KUHAP.
Trunoyudo menyebutkan bahwa momentum bulan suci Ramadan turut melandasi semangat kedua belah pihak untuk saling memaafkan dan melakukan introspeksi diri.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Abdullah menyoroti penembakan remaja oleh oknum polisi di Makassar, Sulawesi Selatan. Perlu evaluasi SOP senjata api
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved