Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PT MRT Jakarta hingga hari ini masih melakukan investigasi atas insiden mati listrik yang terjadi pada 10 September lalu. Direktur Utama PT MRT Jakarta William P. Sabandar menerangkan, pihaknya menggandeng berbagai pihak untuk menyelidiki insiden tersebut.
Pihak-pihak yang yang digandeng antara lain Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), tim Kementerian Perhubungan, tim Pemprov DKI, tim MRT Jakarta, hingga tenaga ahli dari Jepang.
"Ada penyelidikan secara internal yang diharapkan penyelidikan keluar Oktober ini. Ini melibatkan tenaga ahli yang kompeten secara teknis sampai nanti ke penelitian forensik. Kita juga akan meluncurkan penyelidikan ada tim eksternal KNKT, Kemenhub, dan Pemprov DKI dan Jepang dari JICA. Tim ahlinya akan turun untuk melakukan evaluasi menyeluruh tentang apa yang sebenarnya terjadi," ungkapnya dalam Forum Jurnalis MRT Jakarta yang dilakukan secara virtual, Kamis (30/9).
Baca juga : Penumpang MRT Selama PPKM Level 3 Naik 273%
William mengatakan, hasil investigasi sementara yang sebelumnya dilakukan oleh MRT Jakarta yang dibantu oleh PLN segera setelah insiden tertangani adalah karena adanya permasalahan di salah satu titik sambungan kabel listrik. Ia menjelaskan, sebagai sebuah sistem transportasi besar berbasis listrik, ada lebih dari 20 sambungan kabel listrik berdaya listrik 20 Kv.
"Tapi kita akan tetap menginvestigasi untuk mengetahui penyebab pastinya rusaknya joint kabel tersebut. Kami juga sudah menguatkan proteksi kepada para joint kabel yang ada agar peristiwa itu tidak terjadi lagi," ujarnya.
Di sisi lain, pemeliharaan rutin juga telah dilakukan oleh petugas opersional MRT Jakarta. Untuk itu, hasil investigasi itu nantinya juga akan memberikan rekomendasi terhadap kewajiban pemeliharaan rutin yang dilakukan MRT Jakarta.
Sebelumnya, pada 10 September lalu terjadi insiden mati listrik di kereta MRT Jakarta. Kereta-kereta yang sedang beroperasi pun terhenti di tengah rel termasuk yang berada di dalam stasiun bawah tanah. Insiden itu terjadi sekitar 20 menit. Namun, pihak MRT Jakarta berhasil mengevakuasi seluruh penumpang yang berjumlah 305 orang. (OL-2)
Tuhiyat juga menjelaskan gambaran umum Stasiun Harmoni yang akan menjadi salah satu stasiun penting di jalur utara MRT Jakarta. Kelak, Stasiun Harmoni memiliki panjang 252 meter.
PT MRT Jakarta (Perseroda) memperpanjang jam operasional hingga pukul 02.00 WIB pada malam pergantian tahun 2026.
Jalur MRT Jakarta kian menguat posisinya sebagai “alamat emas” baru bagi pengembangan properti ibu kota.
Karakter eksklusif dari film Zootopia 2 disebar dalam bentuk stempel eksklusif yang berfungsi sebagai penanda empat titik Stasiun MRT Jakarta.
Mantan CEO MRT Jakarta, William Sabandar, dianugerahi Alumni of The Year 2025 oleh Kedutaan Besar Australia atas kontribusinya dalam inovasi teknologi transportasi.
PT MRT Jakarta (Perseroda) memastikan pola layanan operasional kembali normal pada Kamis (25/11), sejak pukul 16.15 WIB.
KNKT menyampaikan bahwa pesawat ATR 42 pecah berhamburan akibat menabrak lereng gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan.
Pesawat bernomor registrasi PK-THT yang disewa Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) itu hilang kontak dalam penerbangan rute Yogyakarta-Makassar, Sabtu (17/1).
KNKT menyimpulkan insiden ATR 42-500 sewaan KKP sebagai CFIT: pesawat masih terkendali namun menghantam lereng Gunung Bulusaraung.
Titik terang dalam pencarian pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) yang hilang kontak, Sabtu (17/1/2026), mulai terlihat.
Pesawat teridentifikasi tidak berada pada jalur pendekatan yang seharusnya, sehingga Air Traffic Control (ATC) memberikan arahan ulang kepada awak pesawat untuk melakukan koreksi posisi.
Memahami apa yang terjadi saat sebuah pesawat tidak lagi merespons panggilan menara pengawas sangat penting untuk membangun literasi keselamatan transportasi yang objektif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved