Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
SENIN pekan depan semua sekolah di Kota Depok diizinkan belajar tatap muka terbatas.Keputusan tersebut diambil setelah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Kota Depok turun ke level 3, serta setelah Wali Kota Depok Mohammad Idris menerbitkan Peraturan Wali Kota soal pembelajaran tatap muka terbatas nomor 60 tahun 2021.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok Wijayanto mengatakan, pembelajaran tatap muka terbatas diterapkan di semua jenjang pendidikan mulai PAUD, TK, maupun SMP.
" Senin (4/10) semua sekolah sudah boleh belajar tatap muka terbatas. PPKM Kota Depok sudah level 3. Pak Wali telah teken Peraturan Wali Kota. Begitu pun dengan infrastruktur sekolah seperti tempat mencuci tangan dan lainnya sudah dipersiapkan secara matang, " katanya.
Sebelumnya satuan sekolah di Kota Depok juga sudah melakukan simulasi pembelajaran tatap muka terbatas hasilnya berjalan kondusif.
Baca juga : Penumpang MRT Selama PPKM Level 3 Naik 273%
Satuan sekolah dan peserta didik diharapkan bisa menerapkan hasil simulasi itu dengan baik dan tetap memperhatikan protokol kesehatan.
Agar pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas nantinya berjalan lancar, kata Wijayanto seluruh warga sekolah baik kepala sekolah, guru, murid dan warga sekolah lainnya untuk tetap menjalankan protokol kesehatan secara ketat.
“Protokol kesehatan tidak hanya pada saat berada di lingkungan sekolah saja, melainkan juga saat melakukan aktivitas-aktivitas di kehidupan sehari-hari,” sambungnya.
Wijayanto kembali menegaskan, munculnya klaster covid-19 di sekolah, bukan karena pelaksanaan pembelajaran tatap muka.
”Jadi mudah-mudahan hal ini tidak mengganggu usaha kita untuk melanjutkan pembelajaran tatap muka,” jelasnya.
Selain keamanan dilingkungan sekolah, sambungnya Dinas Pendidikan Kota Depok ingin para siswa tetap aman dalam perjalanan menuju maupun pulang dari sekolah. Semoga semuanya kondusif, " pungkasnya (OL-2)
SEKRETARIS Jenderal Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Dudung Abdul Qodir mengapresiasi keputusan pemerintah untuk tetap menerapkan pembelajaran tatap muka.
KEPUTUSAN pemerintah membatalkan rencana pembelajaran jarak jauh (PJJ) pada April 2026 dinilai sebagai langkah tepat di tengah kekhawatiran penurunan kualitas pendidikan.
KETUA Bidang Advokasi Guru P2G, Iman Zanatul Haeri mengatakan bahwa keputusan pemerintah tetap memberlakukan sekolah tatap muka sudah tepat. Namun, kegiatannya harus berkualitas.
“Dalam situasi seperti ini, keselamatan adalah prioritas utama. Kewajiban kita memastikan seluruh masyarakat berada dalam kondisi aman,”
Unpad EdEx juga telah meresmikan kerja sama perdana dengan PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney yang merupakan BUMN Holding Industri Aviasi dan Pariwisata Indonesia.
DINAS Pendidikan Kota Depok, Jawa Barat (Jabar) mengabaikan Instruksi Wali Kota Nomor 12 Tahun 2023 tentang pengendalian pencemaran udara dengan tidak menerapkan PJJ.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved