Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 1.748 pelajar di Suku Dinas Pendidikan wilayah II hingga saat ini belum divaksinasi. Adapun faktor belum divaksin lantaran para pelajar memiliki komorbid dan penyintas.
Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II, Uripasih, membenarkan adanya para pelajar yang belum divaksin. Uripasih menyebut dari total pelajar belum divaksin itu diusia rentang 12 hingga 17 tahun.
Baca juga: PAM Jaya Kejar Layanan Air Perpipaan di Jakarta 100 Persen
"Total ada 1.748 terbagi menjadi, 265 pelajar yang komorbid, 1.483 pelajar yang penyintas dari Covid - 19," papar Uripasih, Rabu (1/9).
Pelajar yang belum divaksin, kata Uripasih, nantinya akan dilakukan vaksin setelah tiga bulan pasca terpapar Covid - 19. Uripasih menegaskan pihaknya akan berkordinasi dengan pihak puskesmas dalam vaksinasi pelajar yang belum divaksin.
"Saya sudah koordinasi ke puskemas mengenai murid yang belum vaksin. Jika mereka sudah lewat 3 bulan akan langsung divaksin," ujarnya.
Meski belum vaksin, Uripasih mengatakan para murid diperbolehkan untuk mengikuti sekolah pembelajaran tatap muka (PTM).
Namun hanya pelajar penyintas Covid - 19 saja yang bisa mengikuti PTM. "Kalau yang komorbid bagusnya mengikuti pembelajaran lewat daring, pasalnya ini masih pandemi Covid - 19," pungkasnya. (OL-6)
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved