Kamis 05 Agustus 2021, 18:22 WIB

Produknya Dipalsukan, Inoac Apresiasi Gerak Cepat Polisi Ungkap Kasur Palsu

Ghani Nurcahyadi | Megapolitan
Produknya Dipalsukan, Inoac Apresiasi Gerak Cepat Polisi Ungkap Kasur Palsu

Dokk. Inoac
Penggerebekan gudang kasur palsu di Tangerang

 

PRODUSEN kasur Inoac, PT Inoac Polytechno Indonesia (PT IPI)  mengapresiasi upaya Polres Tigaraksa, Kabupaten Tangerang yang berhasil mengungkap kasus dugaan pemalsuan kasur busa merek Inoac dan mengamankan ratusan lembar barang bukti kasur Inoac palsu dari salah satu toko dan gudang di Jl. Sarwani, Jambe, Kabupaten Tangerang, pada Kamis,(29/7/2021).

Kuasa hukum PT IPI Radius Simamora mengatakan, pengungkapan kasus ini menjadi pintu masuk bagi pengungkapan kasus pemalsuan merek Inoac yang dia sinyalir banyak beredar di kawasan Tangerang dan Serang. 

“Kami sangat mengapresiasi kesigapan dan keberhasilan Polres Kabupaten Tangerang dalam mengungkap kasus pemalsuan merek klien kami. Semoga ini menjadi pelajaran bagi para pelaku pemalsu lainya bahwa ada jerat hukum yang menanti mereka,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Menurut Radius, toko dan gudang yang digerebeg adalah milik Maju Jaya Furnitur (MJF). Sebelum digerebek polisi, pihaknya pernah melaporkan pemilik MJF karena terindikasi merakit dan menjual kasur merek Inoac palsu pada Desember 2020.  Namun saat itu pelaku memita maaf dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya dan pihak Inoac menganggap kasus ini selesai.

Akan tetapi pada Februari 2021, pihaknya kembali menerima laporan tentang temuan beredarnya kasur bermerek Inoac yang diduga palsu. Untuk membuktikan hal tersebut, tim Inoac melakukan pengecekan di beberapa lokasi di Kabupaten Tangerang dan wilayah Serang. Walhasil ditemukan banyak produk kasur inoac palsu dengan merek Inoac yang dikeluarkan Inoac Osaka yaitu merek Linoac dan Hinoac.

“Tim dari Inoac menelusuri asal dari kasur inoac palsu yang beredar di pasaran dan mendapat laporan bahwa kasur tersebut dikirim dari  MJF. Tapi Sebelum membuat somasi dan laporan polisi, kami terlebih dahulu melakukan pengecekan barang bukti ke Direktorat Jendral Hak Kekayaan Intelektual  Kementrian hukum dan hak asasi manusia Republik Indonesia,’ imbuhnya.  

"Mereka yang melakukan pemalsuan ini bisa dikenakan UU no.20 tahun 2016  Tentang Merek Dan Indikasi Geografis dengan ancaman hukuman pidana 4 tahun ke atas dan denda 2 milyar,” imbuhnya.

Baca juga : Soal Pemborosan Dana Rapid Test Rp1,19 Miliar, DPRD: Lihat Dulu Konteksnya

Perwakilan PT IPI, Andrea menambahkan, MJF sebelumnya merupakan salah satu costumer besar dari PT Tri Sukses Jaya  yang merupakan salah satu distributor resmi kasur Inoac. Dalam sebulan, nilai transaksinya mencapai Rp1,5 miliar rupiah. Namun belakangan MJF berhenti memesan produk Inoac dan kemudian pihaknya mendapat laporan adanya peredaran kasur busa merek Inoac palsu yang dikirimkan dari MJF.

“Kami sangat dirugikan dengan adanya pemalsuan produk inoac ini, apalagi selagi menjadi rekanan kami omzet perbulan dari terduga pelaku ini miliaran jumlahnya,” ujarnya.

Andrea menuturkan, pihak PT IPI telah melakukan berbagai upaya untuk menghidari pemalsuan produk Inoac. Hanya saja, para pemalsu begitu cepat melakukan pemalsuan setiap kali ada pembaharuan yang dilakukan pada produk inoac asli.

Dia mencontohkan, pernah mengganti stiker dan membuat embos (tulisan timbul) di produk kasur busanya, namun sebulan setelah dirilis, para pemalsu sudah memalsukannya. Atas kejadian ini Adrea berharap bisa menjadi pelajaran pada masyarakat untuk menghargai jerih payah yang telah memilki hak cipta.

“Kami berharap dan mengimbau kepada distributor dan toko untuk menghargai sebuah Brand yang dibangun dengan kerja keras hingga menjadi brand yang dikenal masyarakat akan kwalitasnya,” ujarnya.

Andrea menambahkan, pihaknya juga mengapresiasi Polres Tigaraksa atas upaya penindakan tehadap pelaku pemalsuan kasur busa merek Inoac dan berharap pelaku mendapat hukuman setimpal. 

“Kejahatan pemalsuan ini tidak hanya merugikan brand kami, tetapi konsumen juga, mereka mendapatkan kasur busa yang kwalitasnya jauh dibawah produk aslinya, kasurnya cepat rusak,” pungkasnya. (RO/OL-7)

Baca Juga

Ist

Anta Ginting Siap Pimpin Kadin Jakarta Timur

👤Widhoroso 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 21:22 WIB
WAKIL Bendahara Umum BPP Hipmi, Anta Ginting menegaskan siap bersaing dalam pemilihan Ketua Kadin Jakarta Timur periode...
ANTARA

Pengunjung di Bawah 12 Tahun Sudah Boleh Masuk TMII

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 18:55 WIB
pengunjung anak di bawah usia 12 tahun juga tetap harus mengikuti persyaratan yaitu didampingi oleh orang tua yang sudah menerima vaksin...
Antara/Hafidz Mubarak.

Area Publik, Taman Umum, Tempat Wisata Jakarta Dibuka 25% Kapasitas

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 17:25 WIB
Adapun pelonggaran di tempat wisata dan taman itu di antaranya jam operasional hingga pukul 21.00...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Rakyat Kalimantan Selatan Menggugat Gubernur

Sebanyak 53 warga terdampak bencana banjir dari sejumlah kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan menggugat Gubernur Sahbirin Noor.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya