Jumat 30 Juli 2021, 19:58 WIB

Kasus Aktif Covid-19 Di Jakarta Turun Pesat

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Kasus Aktif Covid-19 Di Jakarta Turun Pesat

Antara/Aprilio Akbar
Warag bersiap mengikuti vaksinasi Covid-19 diStasiun Jakarta Kota

 

KEPALA Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 30.372 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 23.082 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 3.454 positif dan 19.628 negatif. 

Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 10.068 orang dites, dengan hasil 487 positif dan 9.581 negatif.

Lebih lanjut, Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu. 

"Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 183.486 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 499.317 per sejuta penduduk," kata Dwi dalam keterangan resminya, Jumat (30/7).

Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta turun sejumlah 7.812 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 19.654 (orang yang masih dirawat/ isolasi). Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 811.326 kasus. 

Baca juga : Separuh Penerima Bansos di Jakarta Belum Vaksin Covid-19

Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.

Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 779.720 dengan tingkat kesembuhan 96,1%, dan total 11.952 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,5%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,7%.

"Untuk 'positivity rate' atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 17,9%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 15,3%," terangnya.

Sementara itu, proses vaksinasi juga masih terus berlangsung. Untuk Vaksinasi Program, total dosis 1 saat ini sebanyak 7.400.420 orang (84%), dengan jumlah yang divaksin dosis 1 hari ini sebanyak 117.751 orang. Sedangkan, total dosis 2 kini mencapai 2.543.030 orang (28,8%), dengan jumlah yang divaksin dosis 2 hari ini sebanyak 116.522 orang.

Adapun target vaksinasi di Jakarta yang ditetapkan Presiden RI agar dipenuhi pada akhir Agustus adalah 7,5 juta penduduk usia 12 tahun ke atas. Sementara, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menetapkan target total 8,8 juta penduduk Jakarta divaksin untuk menciptakan kekebalan komunitas.

Lebih lanjut, capaian vaksinasi untuk anak usia 12-17 tahun, untuk dosis 1 telah dilakukan sebanyak 56,7%, dan vaksinasi dosis 2 sebanyak 0,1%. 

Sedangkan warga usia 18-59 tahun, untuk dosis 1 telah dilakukan sebanyak 88,2% dan vaksinasi dosis 2 sebanyak 28,4%. Sedangkan, pada kelompok lansia, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan sebanyak 69,1% dan vaksinasi dosis 2 sebanyak 59,3%. Sementara vaksinasi gotong royong, untuk dosis 1 telah diberikan kepada 160.115 orang dan dosis 2 sebanyak 96.743 orang. (OL-7)

Baca Juga

DOK Sinar Mas Land.

Dukung BNN, Sinar Mas Land Berpartisipasi dalam Kampanye Antinarkoba

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 26 September 2021, 13:54 WIB
Kedua lokasi tersebut dipilih mengingat posisinya yang strategis di BSD City serta arus lalu lintasnya yang...
ANTARA/WAHYU PUTRO A

Antisipasi Banjir, Pemkot Jakut Bangun 3 Waduk sebagai Kolam Retensi

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Minggu 26 September 2021, 13:28 WIB
Tiga waduk ini akan menampung air hujan yang nantinya kembali dialirkan melalui saluran air yang bermuara ke laut menggunakan mesin pompa...
ANTARA/Suwandy

Disdik Kota Bekasi: Tidak Ada Paksaan Pelajar Beli Seragam Baru

👤Rudi Kurniawansyah 🕔Minggu 26 September 2021, 10:25 WIB
Siswa-siswi yang kurang mampu bisa menggunakan seragam yang tidak harus...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Cegah Konflik di Myanmar semakin Memburuk

Bentrokan antara pasukan perlawanan bersenjata dan militer dalam beberapa hari terakhir telah mendorong gelombang evakuasi baru di wilayah barat laut

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya