Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta menargetkan sebanyak 1,5 juta anak remaja berusia 12-18 tahun menjadi penerima vaksinasi covid-19. Sebelumnya, pemerintah pusat telah memberikan lampu hijau agar pemerintah daerah bisa melaksanakan vaksinasi covid-19 bagi remaja berusia 12-18 tahun.
Di DKI Jakarta, program vaksinasi itu dimulai hari ini. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun meninjau langsung vaksinasi covid-19 kepada remaja di SMAN 20 Jakarta.
Baca juga: Ada PPKM Mikro Darurat, Wagub: DKI Ikuti Kebijakan Pusat
"Kita di Jakarta ada 1,5 juta anak yang menjadi targetnya," kata Anies, Kamis (1/7).
Terdapat 100 anak yang divaksin di SMAN 20 Jakarta saat Anies meninjau lokasi tersebut. Menurut dia, anak-anak tersebut sudah mendapatkan izin dari orangtuanya untuk mendapatkan vaksinasi covid-19.
Anies pun mendorong agar orangtua tidak hanya mengizinkan, tetapi juga memotivasi anak-anak untuk mendapatkan vaksinasi covid-19. Hal ini disebabkan menurut data, anak-anak rentan sakit karena terserang varian baru covid-19.
Diketahui pada gelombang baru penularan covid-19 kali ini, kasus covid-19 banyak menimpa anak-anak hingga 14%.
"Karena itu, saya bukan hanya meminta orangtua untuk mengizinkan tapi juga mendorong dan memotivasi. Ini kenyataannya. Pada gelombang pertama yang terjadi di Desember-Januari itu anak-anak sedikit yang terpapar. Tapi pada gelombang kedua kali ini banyak anak-anak yang terpapar," tandasnya. (OL-6)
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved