Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat pagi ini, Selasa (25/5), masih ada 14 RT yang tergenang banjir. Banjir terjadi akibat hujan dengan intensitas lebat yang mengguyur Jakarta sejak semalam.
"Informasi genangan saat ini ada 14 RT atau 0,046 % dari 30.470 RT yang ada di DKI Jakarta," kata Kepala Pusat Data daj Informasi Kebencanaan BPBD DKI M. Insaf dalam keterangan resmi, Selasa (25/4).
Di Jakarta Timur terdapat 3 RT yang tergenang yakni di Kelurahan Kampung Melayu dengan ketinggian 70-90 cm. Banjir di kawasan ini juga disebabkan luapan Kali Ciliwung.
Baca juga: Curah Hujan Tinggi, 6 RT di Jaksel Terendam Banjir
Kemudian, banjir juga menggenangi wilayah Jakarta Selatan.
"Terdapat 11 RT di Kelurahan Jatipadang yang terendam banjir dengan ketinggian air 40cm. Sementara itu, tidak ada warga yang mengungsi akibat banjir," jelasnya.
Kondisi genangan sedang ditangani oleh Dinas dan Suku Dinas Sumber Daya Air masing-masing wilayah dan PPSU kelurahan. Genangan ditargetkan akan surut dalam waktu cepat.(OL-5)
DKI Jakarta memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir seiring meningkatnya risiko cuaca ekstrem dan memastikan pompa pengendali banjir siaga
Hujan dengan intensitas cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir di daerah itu mengakibatkan banjir dan merendam ratusan rumah.
Demi keamanan, warga kini bekerja dengan perlengkapan pelindung dan memastikan aliran energi tetap padam hingga kondisi benar-benar kering.
Faktor ekonomi menjadi pertimbangan utama bagi para penyintas. Harga yang sangat terjangkau membuat kios ini menjadi primadona bagi warga yang sedang merintis kembali hidupnya.
Pelayanan yang diberikan harus sesuai dengan harapan publik.
WARGA Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, masih dihantui banjir hingga Maret 2026, sejak banjir besar yang terjadi pada 25 November 2025 lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved