Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI mengamankan 45 orang terkait narkoba dan senjata tajam saat melal penggerebakan di Kampung Ambon Komplek Permata, Kedaung Kali Angke, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (8/5).
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo mengatakan penggerebakan ini berawal dari adanya laporan masyarakat terkait adanya penyalahgunaan narkoba. Sekitar 555 personil gabungan diterjunkan dalam operasi gabungan tersebut.
"Ini kegiatan operasi gabungan antara Polda dan Polres dimana unsur terkait didalamnya Direktorat Narkoba dari Brimob dari Sabhara dan Satnarkoba Polres Jakbar kita melakukan operasi gabungan di lokasi Kampung Ambon," ujarnya di lokasi, Sabtu (8/5).
Ady mengatakan, sebelumnya polisi juga telah melakukan profiling terhadap para pelaku penyalahgunaan narkoba tersebut. Hasilnya, polisi berhasil mengamankan 45 orang dengan berbagai barang bukti di antaranya senjata tajam, senjata rakitan, lima peluru tajam, kemudian ada drone, minuman keras, senapan angin, alat timbang.
Baca juga : Langgar UU ITE, Polisi Virtual Tegur 419 Akun Medsos
"Kita juga amankan ganja dan sabu yang berhasil kita amankan," jelasnya.
Ady menuturkan barang bukti tersebut diamankan di berbagai titik di kawasan tersebut. Polisi kemudian membongkar rumah bedeng yang dijadikan tempat untuk penyalahgunaan narkoba tersebut.
Pada saat dilakukan penangkapan, kata Ady, tidak ada perlawanan yang dilakukan oleh para pelaku. Ady mengatakan polisi membawa para pelaku ke Polres Metro Jakarta Barat untuk pemeriksaan lebih lanjut.(OL-7)
Kemudian apabila koordinator demo tidak melaporkan rencana demonstrasi dan tidak terjadi apa-apa atau keonaran maka dirinya tetap tidak akan dipidana.
Ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta bukan sekadar peristiwa kriminal biasa, melainkan merupakan simbol dari luka sosial yang lama terpendam di dunia pendidikan.
Projo menyatakan dukungan terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto, menuai sorotan pengamat politik Hendri Satrio.
Said mengaku tidak setuju dengan anggapan partai sebagai tempat berlindung dari jeratan pidana. Ia mengatakan partai merupakan tempat untuk bertukar pikiran demi kemajuan bangsa.
Anak akan mengalami kesulitan dalam meregulasi emosi dan merasa putus asa karena dari stigma negatif dari lingkungannya.
Anak yang kurang mendapat nilai dari keluarga juga memengaruhi mereka dalam meregulasi emosinya saat menghadapi keinginan yang belum terpenuhi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved