Sabtu 08 Mei 2021, 13:24 WIB

Langgar UU ITE, Polisi Virtual Tegur 419 Akun Medsos

Rahmatul Fajri | Megapolitan
Langgar UU ITE, Polisi Virtual Tegur 419 Akun Medsos

STR/AFP
Ilustrasi aplikasi media sosial

 

DIREKTORAT Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri mencatat virtual police atau polisi virtual telah memberikan peringatan atau teguran kepada 419 akun media sosial yang dinilai melakukan pelanggaran UU ITE.

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Slamet Uliandi mengungkapkan jumlah teguran itu didapatkan sejak polisi virtual berpatroli pada 23 Februari sampai 3 Mei 2021. Ia mengatakan dari 419 akun medsos, 274 di antaranya dinyatakan lolos verifikasi atau konten yang diajukan memenuhi unsur ujaran kebencian berdasarkan SARA.

"Sebanyak 274 konten lolos verifikasi," kata Slamet dalam keterangan tertulis, Sabtu (8/4).

Lalu ada 98 konten tidak lolos verifikasi atau konten yang diajukan tidak memenuhi unsur ujaran kebencian berdasarkan SARA. Sedangkan, 47 konten lainnya masih dalam proses verifikasi.

Slamet merinci media sosial yang paling banyak diberikan teguran adalah 215 akun Twitter. Kemudian 180 akun Facebook 180, 14 akun Instagram, dan 9 akun YouTube. Kemudian, ada 47 konten yang dihapus, 120 konten diajukan untuk diblokir, dan 4 lagi masih menunggu.

"Berdasarkan 106 peringatan yang berhasil dikirim, terdapat 49 akun yang mematuhi imbauan, 46 akun yang tidak mematuhi imbauan, 11 akun belum merespon peringatan," katanya.

baca juga:

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meluncurkan program Virtual Police. Tujuan program tersebut agar masyarakat tidak saling melapor menggunakan UU ITE.

Virtual Police ini bekerja dengan cara melakukan patroli di dunia maya. Setelah ditemukan indikasi adanya pelanggaran UU ITE di media sosial, polisi akan melakukan teguran melalui media sosial milik Polri ke pemilik media sosial tersebut. (OL-3)

Baca Juga

MI/M. Irfan

Ini Alasan Anies Jadikan Vaksin Syarat Wajib Kegiatan Usaha

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Minggu 01 Agustus 2021, 01:03 WIB
“Dari 4,2 juta orang ber-KTP DKI Jakarta yang sudah divaksin minimal dosis pertama, hanya 2,3% yang tetap terinfeksi. Angkanya kecil...
MI/Kisar Rajagukguk

Siswa Miskin di Depok Ditolak Masuk Sekolah

👤Kisar Rajagukguk 🕔Sabtu 31 Juli 2021, 17:49 WIB
RATUSAN lulusan sekolah nenengah pertama (SMP) dari keluarga kurang mampu di Kota Depok terancam putus sekolah lantaran ditolak...
Antara/Aprillio Akbar.

Pemprov DKI Jakarta Lebih Cepat Capai Target Vaksinasi dari Presiden

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Sabtu 31 Juli 2021, 16:11 WIB
Ada empat komponen yang bisa divaksinasi di Jakarta yakni ber-KTP Jakarta, bekerja di Jakarta, berdomisili di Jakarta, dan bersekolah atau...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Pemerintah Afghanistan Hadapi Krisis Eksistensial

 Laporan SIGAR menggarisbawahi kekhawatiran pasukan Afghanistan tidak siap untuk melakukan pertahanan yang berarti

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya